Guru Besar Paru Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Tjandra Yoga Aditama. (FOTO ANTARA/Andi Firdaus)

ZNEWS.ID, JAKARTA – Guru Besar Paru FKUI, Prof Tjandra Yoga Aditama mengatakan, kenaikan angka kematian kasus COVID-19 meningkat tajam.

Tjandra membandingkan data pada 3 Juli 2021 dan 1 Agustus 2021, dia mencatat terjadinya kenaikan angka lebih dari tiga kali lipat.

Pada 3 Juli lalu, tercatat sebanyak 491 orang meninggal dunia akibat COVID-19, dan angka ini naik menjadi 1604 orang pada 1 Agustus 2021.

Menurut dia, jumlah kematian harus ditekan dan ini perlu menjadi prioritas utama. Dia menyarankan tujuh cara dalam hal ini, yakni melakukan analisa mendalam tentang sebab kematian dan faktor yang mempengaruhinya.

Kemudian, menekan penularan di masyarakat dengan pembatasan sosial, meningkatkan tes dan telusur, meningkatkan vaksinasi utamanya pada kelompok rentan.

Selanjutnya, identifikasi dan pengendalian infeksi akibat varian delta dan varian baru lainnya, menangani dengan seksama pasien isolasi mandiri dan pelayanan yang baik dan lengkap di rumah sakit.

Terkait penularan COVID-19, yang terjadi di masyarakat saat ini, Tjandra kembali membandingkan data 1 Agustus lalu dengan 3 Juli 2021. Dia menemukan, angka kasus pada 1 Agustus lalu masih berada di angka 30.768, atau lebih tinggi dibandingkan 3 Juli yang angka kasusnya mencapai 27.913.

BACA JUGA  Satgas Minta Pemerintah Daerah Tekan Kematian Akibat COVID-19

LEAVE A REPLY