Launching Program Beasiswa Studi Mahasiswa FKIK ini dilakukan secara daring melalui webinar ZISWAF Produktif melalui Zoom, Rabu (28/7/2021). (DD Sulsel)

ZNEWS.ID MAKASSAR – Pendidikan menjadi salah satu kebutuhan yang penting bagi setiap orang dalam mempersiapkan masa depan. Menuntut ilmu adalah suatu kewajiban. Jalan menjadi diri yang berilmu dan keilmuannya dapat bermanfaat bagi banyak orang. Termasuk, mereka yang saat ini belajar di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, UIN Alauddin Makassar (FKIK UINAM).

Fakultas FKIK UIN Alauddin Makassar terdiri lima program studi yaitu Kedokteran, Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, dan Kesehatan Masyarakat yang memiliki visi sebagai Pusat Pencerahan dan Transformasi Ilmu Kesehatan Berbasis Islam. Dengan harapan, mereka dapat menjadi lulusan tenaga kesehatan yang profesional dan islami.

Akan tetapi, dalam perjalanannya, biaya pendidikan menjadi masalah krusial karena setiap tahunnya semakin mahal. Tak heran jika para orang tua mengalami kendala saat mempersiapkan dana pendidikan untuk anaknya.

Tidak sedikit pula mahasiswa yang kesulitan dalam membayar biaya UKT semester, atau membutuhkan biaya penunjang perkuliahan. Terlebih lagi, di masa pandemi sekarang ini yang memberi dampak ekonomi pada masyarakat, termasuk orang tua mereka.

Banyak mahasiswa yang terpaksa harus cuti sementara, kerja paruh waktu di beberapa tempat, bahkan sampai harus memutuskan untuk berhenti kuliah karena terbentur masalah biaya pendidikan atau biaya hidup sehari-hari.

Melihat hal tersebut, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar (FKIK UINAM) bekerja sama dengan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (DD Sulsel) mengadakan program Beasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar. Beasiswa ini akan menjadi dana bantuan berupa dana penunjang pendidikan bagi mahasiswa yang membutuhkan.

Peluncuran program beasiswa studi untuk mahasiswa FKIK ini merupakan bagian dari kerja sama MoU dengan Dompet Dhuafa Sulsel pada (13/7/2021) lalu. DD Sulsel dan FKIK UINAM bersinergi mengoptimalkan pendayagunaan sumber daya yang dimiliki secara terencana, terpadu, sistematis, efektif dan efisien, guna peningkatan mutu program kemanusiaan pada bidang kesehatan

BACA JUGA  Belanja Bareng Sopir Angkot, Tamir Meneteskan Air Mata saat Membeli Beras

LEAVE A REPLY