Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa Riau membagikan daging kurban kepada warga Desa Ludai yang mayoriras bermata pencaharian pencari karet. (Foto: DD Riau)

ZNEWS.ID KAMPAR – Masyarakat Desa Ludai, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Riau, hampir semuanya bekerja sebagai pencari karet. Jarak jauh menggunakan perahu pun ditempuh warga untuk sampai ke kebun karet.

Ialah Barizan (59), salah satu penerima manfaat daging kurban, hanya hidup sendiri di Desa Ludai. Untuk mencukupi hidupnya, ia bekerja sebagai pencari karet. Terkadang, sehari ia hanya bisa mengumpulkan 5 kg karet, dengan harga 6-7 ribu per kg.

“Dalam sebulan, rata-rata saya dapat uang 300 ribu dari hasil mencari getah di pohon karet,” kata Barizan, Kamis (22/7/2021).

Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa Ria membagikan daging kurban kepada warga Desa Ludai yang mayoriras bermata pencaharian pencari karet. (Foto: DD Riau)

Rumahnya sangat sederhana. Sebagian dari tembok dan selebihnya kayu beratapkan seng. Pada malam hari, Barizan menggunakan listrik yang berasal dari panel tenaga surya, panel tersebut merupakan bantuan dari pemerintah setempat karena penghasilannya sehari-hari tidak mencukupi untuk memasang listrik.

Barizan sangat bersyukur Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa (DD) Riau bisa hadir di desanya.

“Saya senang sekali mendapatkan daging domba ini. Saya mau langsung masak goreng kering karena tidak mempunyai kulkas. Alhamdulillah, bisa untuk makan beberapa hari ke depan,” kata Barizan dengan rona bahagia.

Oleh: Elfi Handayani

BACA JUGA  Dompet Dhuafa Riau Gulirkan 210 Doka di 6 Kabupaten

LEAVE A REPLY