Ilustrasi bersyukur. (Foto: aboutislam.net)

ZNEWS.ID JAKARTA – Ishak bin Abdullah bin Abi Thalhah menceritakan tentang arti kata bersyukur. Pada suatu hari, datanglah seorang laki-laki ke hadapan Rasulullah SAW.

“Bagaimana keadaanmu?” tanya Rasul kepada orang yang baru datang itu.

“Alhamdulillah, saya bersyukur kepada Allah untukmu, wahai Nabi!” jawab orang itu. Mendengar jawaban tersebut, Rasul lalu mendoakannya.

Ceritanya berlanjut kembali, pada hari selanjutnya, orang tersebut kembali datang menemui Rasulullah SAW. Sama seperti pada pertemuan pertama, Rasul pun menanyakan keadaan lelaki itu kembali. “Bagaimana keadaanmu?”

“Baik,” jawab lelaki tersebut pendek. Rasul hanya diam mendengar jawaban itu. Tidak seperti biasanya.

Dengan nada heran, orang itu bertanya dengan kebingungan, “Ya Rasulullah, kemarin engkau menanyakan keadaanku, lalu engkau mendoakanku. Hari ini engkau bertanya kepadaku, tetapi tidak mendoakanku. Mengapa demikian?”

Rasulullah SAW menjawab, “Ketika aku bertanya kepadamu, engkau bersyukur kepada Allah. Sedangkan hari ini aku bertanya, tetapi engkau diam saja, tidak bersyukur kepada-Nya (tidak mengucapkan hamdalah, hanya menjawab ‘baik’)”.

BACA JUGA  Ketika Nikmat Berubah Menjadi Musibah

LEAVE A REPLY