Wakil Presiden Ma’ruf Amin (Asdep Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) Setwapres)

ZNEWS.ID, JAKARTA – Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta tidak ada kenaikan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bagi daerah yang sudah turun tingkat pemberlakuan pembatasan tersebut.

“Kalau nanti sudah diketahui levelnya, saya minta jangan ada level yang sudah turun (jadi) naik,” kata Wapres Ma’ruf dalam keterangannya.

Daerah harus dapat menurunkan level PPKM secara bertahap ke tingkat terendah, kata Wapres Ma’ruf dalam arahannya kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, seluruh bupati dan wali kota di Provinsi Jatim dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 di Jatim melalui konferensi video, Rabu (21/7).

“Yang di level empat harus turun sedikit demi sedikit menjadi level tiga, turun lagi ke level dua. Jangan sampai justru sebaliknya, yang sudah di level tiga malah naik ke empat, misalnya,” tambahnya.

Wapres juga mengimbau pemerintah daerah, baik di tingkat kabupaten, kota maupun provinsi, harus meningkatkan koordinasi terkait penanganan COVID-19 di daerah.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang turut hadir dalam pengarahan secara virtual tersebut mengatakan dampak kebijakan PPKM Darurat, sebelum pemberlakuan PPKM leveling, akan terasa 14 hari kemudian.

Tito mengatakan tren penularan COVID-19 di daerah, yang tidak mengalami penurunan, umumnya disebabkan oleh belum ada penekanan mobilitas warga.

BACA JUGA  Kiat Merawat dan Menjaga Kebersihan Mobil Selama di Rumah

LEAVE A REPLY