Ilustrasi kiat menjaga keamanan siber selama WFH. (Foto: Shutterstock)

ZNEWS.ID JAKARTA – Sejumlah perusahaan kembali menerapkan sistem bekerja dari rumah atau work from home, sejalan dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali.

Bekerja dari rumah tidak hanya lingkungan tempat bekerja yang berubah, namun juga tingkat keamanan siber yang berbeda dengan yang ada di kantor.

Kaspersky, perusahaan keamanan siber, memberikan panduan dasar yang bisa diterapkan selama WFH, dikutip dari Antara, Kamis (22/7/2021).

1. Akses ke Sistem dan Layanan Perusahaan

Gunakan kata sandi yang kuat untuk seluruh akun, Kaspersky menyarankan setidaknya ada 12 karakter, tidak mengandung kata yang ada dalam kamus dan menyertakan karakter khusus serta angka. Demi keamanan, gunakan kata sandi yang berbeda untuk setiap akun.

Jaga kerahasiaan kata sandi yaitu jangan membagikan dengan rekan kerja atau menyimpan dalam berkas. Sebagai keamanan tambahan, gunakan autentikasi dua langkas (two-factor authentication) .

2. Mengelola Data Pribadi

Sebelum membuang dokumen, rusak berkas tersebut agar data-data yang ada di dalamnya, termasuk data pribadi, tidak bisa dibaca. Ketika berkirim dokumen, gunakan saluran yang aman dan hanya bagikan dengan orang yang dituju, bukan untuk semua orang.

3. Ancaman Siber Umum

Untuk menghindari ancaman siber secara umum, cermati tautan dalam email sebelum mengklik agar tidak terjebak phishing. Jika bekerja di bidang keuangan, jangan pernah mengirim uang ke rekening tidak dikenal berdasarkan email atau pesan langsung.

BACA JUGA  Jaringan Rumah Jadi Target Kejahatan Siber pada 2021

LEAVE A REPLY