Sejumlah murid mengerjakan soal Penilaian Akhir Tahun (PAT) saat menjalani uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) tahap 2 di SDN Kebayoran Lama Selatan 17 Pagi, Jakarta, Rabu (9/6/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.

ZNEWS.ID, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pembelajaran tatap muka (PTM) di DKI Jakarta saat ini baru sebatas uji coba dan belum ada rencana yang lebih jauh lagi seperti membuka sekolah.

“Belum ada rencana pembukaan sekolah lebih jauh, sekarang yang sedang berjalan uji coba,” ujar Anies kepada wartawan saat ditemui dalam apel bersama Forkopimda di Lapangan Blok S, Ahad (13/6/2021) malam.

Menurut Anies, situasi pandemi COVID-19 di DKI Jakarta memasuki fase amat genting akibat libur lebaran. Dan beberapa hari terakhir ini, kondisinya menjadikan Jakarta sangat mengkhawatirkan.

Ia mengatakan data terbaru dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa kasus aktif COVID-19 di DKI Jakarta telai meningkat secara signifikan.

Pada 6 Juni, kasus baru perhari masih berkisar 7.000-an. Namun pada 12 Juni, kasus aktif telah meningkat dari 11.500 menjadi 17.400, atau naik 50 persen dalam seminggu.

Keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Ratio/ BOR)-nya di Rumah Sakit juga meningkat, dari 45 persen pada 5 Juni menjadi 75 persen pada 12 Juni.

Meskipun 25 persen dari 75 persen itu adalah pasien COVID-19 dari luar Jakarta, yang artinya 1 dari 4 pasien di Jakarta adalah pasien dari luar Jakarta.

BACA JUGA  Positif Corona di Indonesia Bertambah 4.494, Sembuh 3.207 dan Meninggal 90

LEAVE A REPLY