Kue batang buruk. (Foto: Instagram.com/@resepi_ala_kampung)

ZNEWS.ID JAKARTA – Provinsi Kepulauan Riau tak hanya kaya dengan keragaman budaya seni dan adat. Provinsi dengan gugusan 1.350 pulau besar dan kecil ini juga menghadirkan kekayaan kuliner yang nikmat, mengundang selera, dan tentu saja unik.

Salah satunya makanan ringan berupa “kue batang buruk”, yang biasa disajikan pada acara-acara khusus. Kue ini ukurannya hanya 3-4 sentimeter.

Kue tradisional ini masih bisa dijumpai di daerah Bintan dan Tanjungpinang. Kue batang buruk tidaklah seburuk namanya. Rasanya lezat dan menggugah selera siapa saja yang mencicipinya.

Dilansir dari indonesia.go.id, kue ini dibuat dari tepung gandum dicampur dengan tepung beras dan tepung kelapa yang diuli. Aneka tepung tadi kemudian dibentuk menjadi adonan menggunakan mesin pencampur atau mixer. Jangan lupa tambahkan mentega dan sedikit air agar adonan lebih mengikat.

Setelah semua tepung bercampur rata menjadi adonan, kemudian potong adonan tadi menjadi tiga bagian besar untuk diratakan. Lalu, adonan yang telah rata dan tipis tadi dipotong-potong lagi menjadi beberapa bagian berbentuk persegi panjang.

Gunakan batang besi berbentuk silinder untuk menggulung adonan tipis persegi panjang itu, membentuk gulungan berongga di bagian tengah. Kemudian, gulungan berongga tadi digoreng di minyak panas dan tiriskan.

Setelah dingin, kue dimasukkan ke adonan berisi campuran serbuk kacang hijau goreng, gula halus, dan susu bubuk atau susu kental manis. Sebelum mencicipi, jangan lupa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

BACA JUGA  Sambut New Normal Pariwisata, Bintan Siap Terapkan Protokol Kesehatan

LEAVE A REPLY