Ilustrasi. (Foto: www.onlyadayaway.com)

ZNEWS.ID JAKARTA – Allah SWT telah memberikan begitu banyak kenikmatan kepada manusia selama di dunia. Salah satunya dengan diciptakannya tumbuhan, lautan, matahari, dan lai-lain, yang begitu banyak manfaatnya. Namun, salah satu nikmat Allah yang begitu besar adalah dengan diciptakannya sang khalifah pertama. Sosok yang patut untuk dijadikan panutan hidup dan banyak memberikan pelajaran kepada manusia, ialah Nabi Adam AS.

Para malaikat mendapatkan pemberitahuan dari Allah SWT tentang penciptaan Nabi Adam AS. Maka, tibalah kehendak Allah SWT untuk menciptakan sejenis makhluk lain yang akan tinggal dan mengisi bumi. Serta, memelihara penciptaanNya, menikmati tumbuh-tumbuhannya, mengelola kekayaan yang terpendam di dalamnya, dan berkembang biak waris-mewarisi sepanjang masa yang telah ditakdirkan untuknya. Sehingga, dalam Al-Qur’an Allah SWT berfirman:

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً ۖ قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۖ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ

Artinya: “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi’. Mereka berkata: ‘Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?’ Tuhan berfirman: ‘Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui’.” (QS Al-Baqarah: 30)

Pada ayat tersebut menunjukan bahwa kekuasan ilmu Allah SWT dan keterbatasan ilmu para malaikat. Karena mereka dapat berserah diri serta meyakini kebenaran kehendak Allah SWT. Kita tidak membayangkan adanya dialog antara Allah SWT dan para malaikat sebagai bentuk pengultusan terhadap Allah dan penghormatan terhadap para malaikat-Nya.

Kita meyakini bahwa dialog terjadi dalam diri malaikat sendiri yang berkenaan dengan keinginan mereka untuk mengemban khilafah di muka bumi, kemudian Allah SWT memberitahu mereka bahwa tabiat mereka bukan disiapkan untuk hal tersebut.

BACA JUGA  Beginilah Alquran Memuliakan Perempuan

Mari kita mengenal kisah Nabi Adam dengan empat urutan roda kehidupannya. Roda kehidupannya yaitu terciptanya Nabi Adam AS ke muka bumi, penciptaan Hawa di surga bersama Nabi Adam. Kemudian, kisah Nabi Adam dan Hawa saat diturunkan ke bumi, dan kisah buah hati Nabi Adam dan Hawa. Berikut cerita sang Khalifah pertama di muka bumi.

LEAVE A REPLY