Petugas memblokir jalan di rute-rute utama menuju pusat kota Kuala Lumpur, Malaysia pada 1 Juni 2021. Pemerintah Malaysia memberlakukan kembali Movement Control Order (MCO 2.0) secara nasional untuk mengekang penyebaran virus korona yang telah menginfeksi lebih dari 6.000 kasus setiap harinya. ( Syaiful Redzuan – Anadolu Agency )

JAKARTA – Malaysia memperpanjang lockdown berskala nasional selama dua minggu, mulai 15 hingga 28 Juni 2021.

Kementerian Kesehatan Malaysia telah mempresentasikan usulan tersebut kepada Dewan Keamanan Nasional (NSC) Malaysia yang diketuai Perdana Menteri Muhyiddin Yassin.

Menteri Senior Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengungkapkan keputusan perpanjangan tersebut diambil karena jumlah kasus harian COVID-19 masih di atas 5.000 orang.

“Maka dari itu, lockdown akan diperpanjang untuk dua minggu lagi,” kata Ismail dalam pernyataannya, Jumat (11/6/2021).

Sebelumnya, Malaysia memberlakukan total lockdown fase pertama di seluruh negara yang berlaku selama 1 Juni-14 Juni 2021.

Pada Jumat, Malaysia mencatatkan penambahan kasus harian COVID-19 sebanyak 6.849 orang. Dengan penambahan tersebut, total kasus COVID-19 di negara itu menjadi 646.411 orang.

 

Editor: Dhany

BACA JUGA  Tingkat Infeksi COVID-19 masih Tinggi, Belanda Kemungkinan Perpanjang ‘Lockdown’

LEAVE A REPLY