Ilustrasi: Jemaah haji melakukan tawaf, mengelilingi kabah, di Masjidil Haram dengan menjaga jarak pada ibadah haji 2020 di Kota Makkah, Arab Saudi. (Foto: ANTARA/REUTERS/Saudi Ministry of Media via / La/pri)

ZNEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah Arab Saudi akan mengumumkan terkait rencana ibadah haji 2021 pada pekan ini. Menurut Plt. Menteri Media Arab Saudi Majid Al-Qasabi, pengumuman tersebut dilakukan setelah pemerintah kerajaan menyelesaikan penilaian risiko COVID-19.

Dalam konferensi pers yang digelar di Riyadh, Ahad, Al-Qasbi mengatakan pemerintah masih melakukan tindak lanjut terhadap perkembangan pandemi dan Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Kesehatan akan memberikan keputusan dalam waktu dekat.

Dia juga menambahkan evaluasi Haji sangat penting untuk mengevaluasi dampak penyebaran COVID-19 dengan hati-hati dan benar.

“Kami tidak ingin Haji tahun ini menjadi sebuah episentrum penyeberan penyakit di Kerajaan atau di dunia Islam,” paparnya dikutip dari Arab News.

Kementerian Haji dan Umrah juga bekerja keras untuk memperbaiki pelayanan di sektor Haji dan Umrah, tidak terkecuali di saat pandemi ini.

Tahun lalu, ibadah Haji dan pelaksanaan Umrah pada Oktober diizinkan dengan mengunakan model yang telah dikembangkan secara aman. Otoritas fokus pada pengunaan teknologi dan prosedur secara digital.

Para jamaah juga diberikan pilihan pelayanan yang telah disediakan oleh kementerian.

BACA JUGA  Arab Saudi Bantah Tak Berikan Kuota Haji pada Indonesia

LEAVE A REPLY