Ilustrasi. (Foto: makmalpendidikan.net)

ZNEWS.ID JAKARTA“Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung).” (HR Bukhari no. 52 dan Muslim no.1599)

Pernahkah kamu memakai baju berwarna putih bersih? Bukankah jika memakai pakaian putih kita akan ekstra hati-hati ketika berjalan di tempat yang kotor, becek, berdebu? Khawatir pakaian yang kita kenakan bisa ternoda karena terkena kotoran?

Jika sedemikian hati-hati menjaga pakaian putih, semestinya kita pun waspada dalam menjaga kebersihan hati. Karena, hati yang bersih merupakan modal kita untuk menghadap Allah kelak  di waktu harta dan anak-anak tidak lagi bermanfaat.

“(Yaitu) pada hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.” (QS asy-Syu’ara: 88-89)

Sesungguhnya, orang yang memiliki hati bersih termasuk di antara orang-orang yang paling utama dalam Islam. Ciri-cirinya adalah sebagaimana yang Rasulullah SAW ungkapkan dalam hadis:

Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya: ‘Siapakah orang yang paling utama?’ Beliau menjawab, ‘Setiap orang yang bersih hatinya dan benar ucapannya,’ Para sahabat berkata, ‘Orang yang benar ucapannya telah kami pahami maksudnya. Lantas apakah yang dimaksud dengan orang yang bersih hatinya?’ Rasulullah menjawab, ‘Dia adalah orang yang bertakwa (takut) kepada Allah, yang suci hatinya, tidak ada dosa dan kedurhakaan di dalamnya, serta tidak ada pula dendam dan hasad’.” (Diriwayatkan dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash, dikeluarkan oleh Ibnu Majah no.4216 dan Ath-Thabrani, disahihkan oleh Al-Albani di dalam Silsilah al-Ahadis ash-Sahihah).

Hati kita ibarat pakaian yang bersih. Maka, jangan biarkan hati kita ternoda oleh kotoran-kotoran karena terbujuk hawa nafsu dan syahwat. Berikut ini lima hal yang dapat menodai hati:

BACA JUGA  4 Cara Menyingkirkan Penghalang Rezeki

LEAVE A REPLY