Ilustrasi sedekah. (Foto: Ist)

Oleh: Ahmad Fauzi Qosim

ZNEWS.ID JAKARTA – Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَمَا أَنفَقْتُم مِّن شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

“Apapun harta yang kalian infakkan maka Allah pasti akan menggantikannya, dan Dia adalah sebaik-baik pemberi rezeki.” (QS Saba’: 39)

Jika kita suka memberi, maka kita akan sering menerima. Begitu kira-kira gambaran yang terkandung dalam konsep sedekah dalam Islam.

Sedekah yaitu mengeluarkan sebagian harta, berapa pun jumlahnya, untuk disumbangkan kepada mereka yang membutuhkan (kaum lemah atau dhuafa), mendanai kegiaan sosial dan dakwah, serta perjuangan di jalan Allah SWT. Sedekah juga bisa dalam bentuk immateri, seperti senyum, ilmu, dan tenaga.

Salah satu pahala sedekah adalah menghindarkan diri kita dari bencana atau musibah (sedekah menolak bencana), sebagaimana sabda Nabi SAW:

“Bersegeralah bersedekah, sebab bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah. Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah. Obatilah penyakitmu dengan sedekah. Sedekah itu sesuatu yang ajaib. Sedekah menolak 70 macam bala dan bencana, dan yang paling ringan adalah penyakit kusta dan sopak (vitiligo).” (HR Baihaqi dan Thabrani)

Sedekah Menolak Bencana di Akhirat

Sebagaimana sabda Nabi SAW:

“Bentengilah diri kalian dari siksa api neraka meskipun dengan separuh buah kurma.” (Muttafaqun ‘alaih)

“Naungan bagi seorang mukmin pada hari kiamat adalah sedekahnya.” (HR Ahmad)

LEAVE A REPLY