Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki berbicara dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York, Kamis (20/5/2021). (ANTARA/Yashinta Difa)

ZNEWS.ID, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki meminta masyarakat internasional mengakhiri pendudukan dan kejahatan Israel terhadap bangsa Palestina.

Seruan tersebut ia sampaikan dalam pertemuan khusus Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk membahas situasi di Palestina, menyusul konflik terbaru antara Israel dan gerilyawan Palestina di Gaza.

“Ini adalah waktu yang tepat bagi masyarakat internasional menunjukkan tanggung jawab mereka untuk mengakhiri pendudukan Israel atas tanah kami dan situs suci kami,” kata al-Maliki dalam pertemuan yang dipantau melalui laman resmi PBB, Kamis.

Sejak pertempuran meletus 10 hari lalu, otoritas Palestina mencatat 230 korban jiwa termasuk 65 anak-anak, 40 perempuan, dan 15 orang lanjut usia. Ribuan tempat tinggal dan 50 sekolah juga dilaporkan hancur seiring Israel melancarkan agresi terhadap Palestina.

Tidak berhenti sampai di situ, menurut al-Maliki bahkan di masa pandemi COVID-19, Israel telah menggusur secara paksa 100.000 warga Palestina dengan mendirikan permukiman ilegal dan menduduki wilayah-wilayah Palestina.

“Israel menegaskan bahwa mereka berhak melakukan kejahatan ini, untuk membunuh orang-orang tak bersalah dan menyalahkan para korban,” kata dia.

Menilai bahwa Israel tak gentar melanjutkan kebijakan aneksasi dan penjajahan atas tanah Palestina, Al-Maliki mendesak masyarakat internasional untuk melawan tindakan Israel yang berlawanan dengan hukum internasional.

BACA JUGA  PBB Serukan Gencatan Senjata di Ethiopia

LEAVE A REPLY