Manoj Kumar duduk di sebelah ibunya, Vidhya Devi, yang menderita kesulitan bernapas, ketika menerima bantuan oksigen secara gratis di dalam mobilnya d Gurudwara (kuil Sikh) di Ghaziabad, India, Sabtu (24/4/2021), saat virus corona (COVID-19) mewabah. REUTERS/Danish Siddiqui/AWW/djo

ZNEWS.ID, JAKARTA – Konsul Jenderal RI untuk Mumbai/India Agus Prihatin Saptono menyebut tingkat kasus positif COVID-19 di negara tersebut saat terjadi gelombang kedua pada tahun 2021 setara dengan angka kasus sembuh.

Agus mengatakan terdapat peningkatan cukup drastis pada gelombang kedua infeksi COVID-19 sejak April 2021 yakni mencapai 400.000 orang per harinya, bahkan puncaknya mencapai 412.000 orang per hari.

“Tapi yang belum tersampaikan adalah yang sembuh, yang recovery lebih dari 400.000 juga. Data yang sembuh, terakhir pada 11 Mei sebanyak 422.000 orang per hari,” ujar Agus dalam dialog daring Waspada COVID-19 di Indonesia – Bercermin dari India, Rusia dan Singapura yang dipantau di Jakarta, Rabu (19/5/2021).

Agus mengatakan sebenarnya India cukup sukses mengendalikan pandemi sejak tahun 2020. Namun setelah terjadinya relaksasi, pada Maret-April mulai terjadi pengumpulan massa yang menyebabkan gelombang dua COVID-19.

Adapun relaksasi tersebut didasari kurva yang melandai dan upaya pemulihan ekonomi nasional yang menjadi keniscayaan, sehingga pelonggaran aktivitas bertahap dilakukan.

“Di media sosial terlihat kerumunan yang terjadi seperti aktivitas sakral keagamaan, penyucian diri di Sungai Gangga dan aktivitas politis yang rentan, dan memiliki sensitivitas tinggi,” kata Agus.

Dia menjabarkan saat terjadi gelombang pertama, puncaknya pada 6 September 2020, kasus hariannya mencapai 95.750 kasus per hari.

BACA JUGA  Cekal Corona, Pertamina FT Poso Group Gandeng Dompet Dhuafa

LEAVE A REPLY