Kepala Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo. ANTARA/Twitter @BNPB_Indonesia/pri.

ZNEWS.ID, JAKARTA – Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo meminta Satgas COVID-19 di daerah berani mengambil tindakan tegas terhadap tempat wisata yang melanggar protokol kesehatan (prokes) COVID-19.

“Sekali lagi kami harapkan seluruh Satgas COVID-19 di daerah, terutama unsur Polda harus berani mengambil keputusan melakukan langkah-langkah penertiban, bahkan bila perlu apabila membahayakan keselamatan masyarakat lebih baik ditutup saja,” kata Doni dalam keterangan tertulisnya, Ahad (16/5/2021).

Ia pun meminta pemerintah daerah untuk menjaga kapasitas pengunjung tempat wisata agar tidak melampaui 50 persen dari total kapasitas guna mencegah penyebaran virus corona.

“Kita harapkan pengelola-pengelola pariwisata pun bisa bekerja sama,” ucap dia.

Sejauh ini, kata dia, strategi antara gas dan rem dalam melawan COVID-19 sudah cukup berhasil. Sehingga, kepedulian daerah untuk menaati semua peraturan atau kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah pusat diharapkan dapat terlaksana dengan baik.

“Karena kalau kasus aktif meningkat, otomatis semuanya akan mundur lagi,” katanya.

Menurut dia, dukungan seluruh komponen masyarakat untuk setiap saat menerapkan dan mengingatkan tentang mematuhi protokol kesehatan dapat memerangi pandemi COVID-19. “Hanya saling mengingatkan kita bisa mengurangi risiko dan Insya Allah kita mampu mengendalikan kasus COVID-19,” katanya.

BACA JUGA  Tenaga Kesehatan Wajib Libur dan Mendapat Kemudahan Fasilitas

LEAVE A REPLY