Ilustrasi makanan Lebaran. (Foto: Shutterstock)

ZNEWS.ID JAKARTA – Pakar kesehatan mengingatkan Anda tak melupakan sayuran dan buah usai menyantap hidangan Lebaran yang umumnya mengandung santan dengan kandungan lemak tinggi.

Dokter spesialis gizi dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Anna Maurina Singal, mengatakan bahwa santan memiliki kandungan lemak, (termasuk) asam lemak jenuh.

“Intinya, jangan terlalu banyak ambil santannya. Mau makan lemak jenuh, siasati setelah itu dengan serat supaya bisa menurunkan absorbsi lemak yang kita makan. Pilih hidangan sayur yang tak mengandung santan di dalamnya,” kata Anna, dikutip dari Antara, Sabtu (15/5/2021).

Tak hanya santan, hidangan Lebaran juga identik dengan rasa manis, misalnya dari minuman soda ataupun kue-kue kering semisal nastar dan kue putri salju. Anna menyarankan, Anda meningkatkan asupan serat usai menyantap hidangan ini, misalnya dari buah-buahan yang lagi-lagi mengandung serat, ditambah air minum yang cukup.

Asupan serat dan cairan cukup bisa membantu pencernaan Anda bekerja secara baik. Dan, mencegah Anda terkena sembelit ataupun kembung yang diderita sebagian orang usai merayakan Lebaran.

“Lemak yang sangat tinggi dalam makanan membutuhkan pencernaan lebih lama. Konsumsi lemak tinggi membuat lambung bekerja lebih lama, makanan mengandung lemak lebih lama dalam lambung. Oleh sebab itu, (makanan) yang ada lemaknya diturunkan (porsinya). Intake lemak jangan terlalu tinggi, intake sayuran dan asupan cairan yang cukup,” kata Anna.

Untuk membantu Anda tetap sehat saat dan setelah Lebaran, Anna memberikan tips, misalnya, saat memasak rendang tidak memasukkan lemak daging tetapi daging saja atau opor ayam tanpa menyertakan kulitnya. Kemudian, khusus untuk minuman manis, Anda bisa menggantinya dengan buah yang mengandung air atau air putih.

BACA JUGA  Jangan Sepelekan! jika Tidak Ditangani, Psoriasis Bisa Jadi Penyakit Serius

LEAVE A REPLY