Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa melakukan pertolongan pencarian korban hilang yang diduga terbawa arus sungai, Kamis (7/5/2021), di Kampung Blok Empetan, Desa Buaran Bambu, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten. (Foto: DMC)

ZNEWS.ID TANGERANG – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa melakukan pertolongan pencarian korban hilang yang diduga terbawa arus sungai, Kamis (7/5/2021), di Kampung Blok Empetan, Desa Buaran Bambu, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten.

Berdasarkan keterangan Saadih, BPD Desa setempat, korban diduga hilang terbawa arus saat membuang sampah permen yang ia makan. Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (6/5/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.

“Awal mula Ikmal (korban) lagi diasuh sama neneknya, pada saat itu korban lagi makan permen dan setelah permennya habis korban membuang sampah permen tersebut ke sungai yang ada di depan rumahnya. Nggak lama kemudian dia hilang,” tutur Saadih.

Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa melakukan pertolongan pencarian korban hilang yang diduga terbawa arus sungai, Kamis (7/5/2021), di Kampung Blok Empetan, Desa Buaran Bambu, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten. (Foto: DMC)

Menurunkan delapan relawan yang dilengkapi alat rescue, Tim SAR DMC Dompet Dhuafa mulai melakukan penyisiran pada pukul 08.00 WIB di sekitar kejadian.

“Malam ini kita akan melakukan visual darat sejauh 2 km dari titik nol LKP, tim dibagi menjadi dua. Tim satu menyusuri sebelah kanan sungai dan tim dua menyusuri sebelah kiri sungai,” ungkap Ade, saat briefing.

Setelah hampir dua jam melakukan pencarian visual darat, korban belum juga ditemukan. Hingga akhirnya pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan esok hari dimulai dari Pukul 07.00 – 17.00 WIB.

Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa melakukan pertolongan pencarian korban hilang yang diduga terbawa arus sungai, Kamis (7/5/2021), di Kampung Blok Empetan, Desa Buaran Bambu, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten. (Foto: DMC)

“Pencarian malam ini kita cukupkan, dan akan kita lanjutkan besok pagi, besok tim akan kita bagi menjadi tiga SRU, dua SRU melakukan visual air, dan satu SRU melakukan visual darat, dengan radius pencarian diperluas sejauh 5 KM,” jelas ade pada saat evaluasi.

Untuk diketahui, pencarian korban terdiri dari beberapa Tim gabungan SAR, BPBD Kabupaten Tangerang, Polisi, TNI, dan masyarakat setempat. (DMC DD)

Oleh: Salam

BACA JUGA  Mitigasi Bencana melalui Pesan Mural 

LEAVE A REPLY