Ilustrasi hipertensi. (Foto: pixabay.com)

ZNEWS.ID JAKARTA – Berbagai jenis olahraga bagus untuk jantung dan tekanan darah. Namun, jika dipaksakan berpotensi menaikkan tekanan darah sehingga menimbulkan gangguan kesehatan, bahkan kematian.

Spesialis kedokteran olahraga, Dr Michael Triangto SpKO dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO), menyarankan kepada pengidap hipertensi agar memilih olahraga dengan intensitas ringan.

Penderita hipertensi, kata Michael, harus memilih jenis olahraga yang sesuai. Sebab, saat tubuh bergerak, jantung akan dipaksa berdenyut lebih kuat, dan menaikkan tekanan darah.

Ia mengatakan bahwa setelah selesai olahraga, denyut nadi akan berkurang. Dengan demikian, tekanan darah jadi lebih terkontrol.

Michael menganjurkan, untuk penderita hipertensi, jenis olahraga yang tepat yakni aerobic atau disebut juga kardio (kardiorespirasi). Jenis ini memiliki gerakan yang berulang-ulang, intensitas ringan dan waktu melakukannya panjang.

“Jalan cepat, jogging, bersepeda, berenang. Itu adalah jenis-jenis olahraga yang dapat digunakan untuk membantu mengontrol atau menurunkan tekanan darah yang tinggi,” ujar Michael dalam keterangan resminya, Jumat (7/5/2021).

Ia mengatakan, untuk menentukan waktu olahraga bukan berdasarkan pagi, siang, sore, atau malam. Yang harus diperhatikan adalah durasinya dan tidak membuat terasa terburu-buru.

BACA JUGA  Bersepeda atau Lari, Mana yang Lebih Efektif Turunkan Berat badan?

LEAVE A REPLY