Ilustrasi. Calon penumpang bersiap naik bus di Terminal Kalideres, Jakarta. ANTARA FOTO/Fauzan

ZNEWS.ID, JAKARTA – Juru Bicara COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengemukakan sejumlah daerah tujuan arus mudik Idul Fitri 1442 hijriah/2021 masehi memiliki tingkat kepatuhan terhadap protokol kesehatan yang rendah.

“Kota/kabupaten tujuan arus mudik masih ada yang warna merah, kuning dan oranye. Ini tentunya harus ditingkatkan lagi oleh Posko Tangguh dalam pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro,” katanya kepada wartawan melalui tayangan virtual, Selasa.

Siti Nadia mengatakan tingkat kepatuhan terhadap protokol kesehatan itu diukur berdasarkan tingkat kepatuhan masyarakat terhadap penggunaan masker serta menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Berdasarkan hasil pantauan kepatuhan penggunaan masker dalam satu pekan terakhir, kata Siti Nadia, terdapat 55 daerah atau 15,32 persen dari total 359 kabupaten/kota yang memiliki tingkat kepatuhan memakai masker kurang dari 60 persen atau berkriteria zona merah.

Untuk zona oranye dengan tingkat kepatuhan menggunakan masker mencapai 61-75 persen berada di 58 kota/kabupaten atau setara 16,16 persen dari total daerah di Indonesia. Sebanyak 125 daerah lainnya memiliki tingkat kepatuhan memakai masker 76-90 persen.

Tingkat kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan juga dilaporkan rendah di 50 dari total 359 kabupaten/kota di Indonesia. “Sebanyak 50 daerah itu memiliki kepatuhan kurang dari 60 persen terhadap prokes jaga jarak,” katanya.

Siti Nadia menambahkan saat ini diperkirakan masih terdapat 7 persen populasi penduduk di Indonesia yang berpotensi melakukan perjalanan mudik.

BACA JUGA  Vaksinasi Mandiri di Luar Target 70 Persen

LEAVE A REPLY