Petugas saat melakukan simulasi penyekatan di GT Palimanan Cirebon, Jawa Barat, Rabu (14/4/2021). (ANTARA/Khaerul Izan)

ZNEWS.ID, JAKARTA – Meski kebijakan Larangan Mudik Lebaran 2021 telah dikeluarkan secara resmi oleh pemerintah, namun masih banyak masyarakat yang tetap melakukan kegiatan tersebut dengan menyiasati mudik lebih awal.

Menghadapi fenomena tersebut, juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan masyarakat dan pemerintah daerah harus meningkatkan kewaspadaan karena perkembangan kasus COVID-19 yang kurang baik dalam beberapa pekan terakhir di Tanah Air.

“Perkembangan COVID-19 yang kurang baik dalam beberapa minggu terakhir yang tercermin dari angka kematian yang meningkat serta angka kesembuhan yang menurun harus menjadi alarm bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaannya,” kata Wiku dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Selasa (4/5/2021).

Oleh karena itu, Wiku meminta kepada masyarakat untuk dapat mematuhi protokol kesehatan dan ketentuan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro yang berlaku.

Selain itu, satuan tugas (satgas) di daerah juga harus memberlakukan pengawasan secara ketat dan segera mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran dengan momen Hari Raya Idul Fitri yang akan segera datang.

“Mari kita bersama-sama tingkatkan sinergi antara masyarakat dan pemerintah sehingga pada momentum hari raya ini kita dapat bersama-sama mencegah terjadinya penularan sehingga kasus COVID-19 dapat ditekan,” ujar Wiku.

Masyarakat juga diminta untuk mematuhi peraturan di mana mudik ditiadakan demi mencegah penularan COVID-19 dan meningkatnya kasus COVID-19 usai Hari Raya Idul Fitri.

BACA JUGA  Satgas: Penundaan Vaksin AstraZeneca hanya Sementara

LEAVE A REPLY