Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (DD Sulsel) kembali melakukan Ekspedisi Ramadan tahap 2 di Kampung Solan, Dusun Sipatokkong, Desa Letta, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sabtu dan Minggu (1-2 Mei 2021). (Foto: DD Sulsel)

ZNEWS.ID PINRANG – Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (DD Sulsel) kembali melakukan Ekspedisi Ramadan tahap 2. Sebelumnya, Ekspedisi telah dilakukan pada 24 – 25 April 2021 di Sinjai. Kali ini ekspedisi dilaksanakan di Pinrang sebagai bentuk ekspansi program ke wilayah pelosok dan membawa misi kebaikan Ramadan.

Pada Sabtu dan Minggu (1-2 Mei 2021), Dompet Dhuafa Sulsel telah melaksanakan kegiatan ekspedisi Ramadan di Kampung Solan, Dusun Sipatokkong, Desa Letta, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang. Secara geografi, kampung ini berada di wilayah pedalaman yang belum sepenuhnya terjamah dunia modern.

Akses medan terbilang sulit, kontur tanah yang bebatuan dan licin, jaringan internet yang tidak memadai, menjadi masalah utama di tempat ini. Untuk menuju ke Kampung Solan, Tim DD Sulsel harus melewati jalan yang terjal dan curam. Sehingga, untuk pergi ke lokasi harus menggunakan kendaraan khusus dan menempuh perjalanan satu jam.

Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (DD Sulsel) kembali melakukan Ekspedisi Ramadan tahap 2 di Kampung Solan, Dusun Sipatokkong, Desa Letta, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sabtu dan Minggu (1-2 Mei 2021). (Foto: DD Sulsel)

Nurwana, selaku Manager Program DD Sulsel mengatakan bahwa Kampung Solan juga merupakan wilayah pemberdayaan DD Sulsel dengan Kopi Lettanya. Sehingga, telah ada keterikatan khusus dengan warga-warganya.

“Wilayah ini juga merupakan pelosok. Mayoritas penduduk Kampung Solan petani dan masuk ke dalam ekonomi lemah. Jadi, kami memutuskan untuk melaksanakan program di sini,” ungkap Nurwana.

Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (DD Sulsel) kembali melakukan Ekspedisi Ramadan tahap 2 di Kampung Solan, Dusun Sipatokkong, Desa Letta, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sabtu dan Minggu (1-2 Mei 2021). (Foto: DD Sulsel)

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulsel, Rahmat Hidayat HM, menjelaskan bahwa dalam ekspedisi ini, DD Sulsel mengirim 16 orang panitia yang terdiri dari amil dan volunteer untuk melakukan kegiatan lima pilar program dompet dhuafa, yaitu Pendidikan, Dakwah, Kesehatan, Ekonomi, dan Sosial dengan menyesuaikan kondisi daerah setempat.

Di program dakwah, kegiatan dimulai dengan ngaji bareng anak-anak desa, lalu salat tarawih berjamaah. Kegiatan dakwah juga dilanjutkan dengan aksi pejuang subuh dengan membangunkan sahur masyarakat desa, kemudian ditutup dengan tilawah bersama.

BACA JUGA  Dompet Dhuafa Bantu Perempuan Hidup Berkesadaran lewat Mindful Living

LEAVE A REPLY