Ilustrasi: Jemaah haji melakukan tawaf, mengelilingi kabah, di Masjidil Haram dengan menjaga jarak pada ibadah haji 2020 di Kota Makkah, Arab Saudi. (Foto: ANTARA/REUTERS/Saudi Ministry of Media via / La/pri)

ZNEWS.ID, JAKARTA – Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi meminta kepada calon jamaah haji menata hati untuk menerima keputusan apapun termasuk yang paling pahit yakni tidak ada pemberangkatan haji tahun ini.

“Jadi masyarakat utamanya atau jamaah haji harus menyiapkan diri, menata hatinya, agar bisa menerima keputusan dari pemerintah dalam bentuk apapun termasuk keputusan paling pahit jika misalnya pemerintah tak menyelenggarakan ibadah haji,” ujar Zainut di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan hingga saat ini pemerintah Indonesia masih menunggu kepastian penyelenggaraan haji dari otoritas kerajaan Arab Saudi. Belum ada info terbaru apakah akan dibuka maupun tidak.

Pemerintah juga tak tinggal diam. Lewat Kemenag segala macam koordinasi dan lobi ditempuh untuk mendapatkan kepastian agar semua pihak tak menunggu lebih lama dan bisa menyiapkan segala skenario.

Di satu sisi, segala macam mitigasi seperti melakukan vaksinasi, menyiapkan akomodasi, transportasi, hingga menerbitkan buku panduan pelaksanaan haji telah dilakukan pemerintah. Namun semuanya masih menunggu keputusan Arab Saudi.

“Tapi memang sampai sekarang kami belum mendapatkan kepastian dari pemerintah Arab Saudi sehingga demikian kami belum bisa memberikan informasi calon haji apakah bisa diberangkatkan atau tidak,” kata dia.

Belum adanya kepastian penyelenggaraan haji, dijelaskan dia, murni karena masalah situasi pandemi COVID-19 yang memang belum melandai di seluruh dunia.

BACA JUGA  Tidak Ada Perayaan Tahun Baru 2021 di Jakarta

LEAVE A REPLY