LKC (Layanan Kesehatan Cuma-Cuma) Dompet Dhuafa Jakarta melakukan Monev (Monitoring dan Evaluasi) di Poskestren (Pos Sehat Pesantren) Nurul Jalal di Jalan Warakas, Gang 2 Warakas, Jakarta Utara, Senin (5/4/2021). (Foto: LKC DD)

ZNEWS.ID JAKARTA – LKC (Layanan Kesehatan Cuma-Cuma) Dompet Dhuafa Jakarta melakukan Monev (Monitoring dan Evaluasi) di Poskestren (Pos Sehat Pesantren) Nurul Jalal yang merupakan Pos Sehat binaan dari LKC DD Jakarta. Monev dilakukan di lokasi Pondok Pesantren (Ponpes) tersebut di Jalan Warakas, Gang 2 Warakas, Jakarta Utara, Senin (5/4/2021).

“Kegiatan dimulai pukul sepuluh sampai setengah tiga sore. Rangkaian kegiatan monev meliputi evaluasi kegiatan yang sudah berjalan sebelumnya dan perencanaan serta timeline kegiatan April 2021,” ujar Eka Rowiyan yang bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan monev kali ini.

Kegiatan kali ini dihadiri oleh Ketua Asrama Ponpes, perwakilan pengurus serta kader Sanset (Santri Sehat). Setelah kegiatan Monev selesai, acara dilanjutkan dengan senam sehat santri. Santri putri di ruang kelas dan santri putra di ruang tengah Ponpes.

LKC (Layanan Kesehatan Cuma-Cuma) Dompet Dhuafa Jakarta melakukan Monev (Monitoring dan Evaluasi) di Poskestren (Pos Sehat Pesantren) Nurul Jalal di Jalan Warakas, Gang 2 Warakas, Jakarta Utara, Senin (5/4/2021). (Foto: LKC DD)

Senam dipimpin instruktur yang merupakan kader dari Santri Sehat (Sanset) dan dilaksanakan secara bergantian. Eka mengatakan, senam sudah menjadi kegiatan rutin dan biasa dilaksanakan oleh seluruh santri pondok pada Jumat dan Sabtu secara mandiri dan dimotori oleh kader Sanset.

“Sehabis itu, santri istirahat, salat, dan makan. Lalu, dilanjutkan dengan pelaksanaan senam sehat untuk para warga yang dikordinasikan oleh ibu RW untuk warga sekitar dan kader dasawismasnya yang merupakan bagian dari kegiaran di bawah Pos Sehat Nurul Jalal dengan PJ (Penanggung Jawab) kegiatan dari salah satu kader Sanset,” kata Eka..

Ia juga menerangkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan kali ini dirasakan oleh sekitar sembilan puluh penerima manfaat baik dari santri dan warga sekitar.

Ustaz Imam Widodo yang merupakan Kepala Asrama Ponpes Nurul Jalal menerangkan bahwa kesibukan para santri selama Ramadan disesuaikan dengan jadwal kegiatan yang akan disinergikan dengan Dompet Dhuafa.

BACA JUGA  Ramadan: Perjuangan dan Kemenangan

LEAVE A REPLY