Menteri Riset dan Teknologi RI Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro saat menghadiri pelantikan pengurus Alumni Amerika Serikat di Distrik 1 Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (8/4). (Foto: Pradita Kurniawan Syah).

ZNEWS.ID, BEKASI – Pemerintah menargetkan penggunaan vaksin corona buatan dalam negeri yakni Vaksin Merah Putih mulai semester pertama tahun 2022 menyusul perkembangan proses produksi yang signifikan dari aspek penelitian vaksin.

“Targetnya semester satu tahun depan sudah bisa diikutkan pada program vaksinasi massal,” kata Menteri Riset dan Teknologi Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, Kamis (8/4/2021).

Bambang menjelaskan saat ini Lembaga Biologi Molekuler Eijikman telah menyiapkan bibit vaksin subnit protein hingga menyelesaikan ekspresi ragi.

“Begitu juga dengan Universitas Airlangga yang akan melakukan uji praklinis sebelum masuk pada manufaktur,” katanya.

Kementerian Riset dan Teknologi, kata dia, terus mendorong percepatan proses produksi guna mewujudkan target tersebut.

Menurut dia kendala utama ada di PT Bio Farma yang ditunjuk sebagai lokasi produksi vaksin mengingat kapasitas yang masih belum mencukupi.

“Namun kini sudah ada kandidat baru sebagai tempat produksi vaksin merah putih ini,” ungkapnya.

BACA JUGA  Tersedia November, Menkes Terawan Siapkan Program Vaksinasi Corona

LEAVE A REPLY