Ilustrasi. (Foto: Pexels/Gabby K)

ZNEWS.ID JAKARTA – Aktivitas sahur saat Ramadan tak hanya berfungsi sebagai penambah energi agar kuat berpuasa, tetapi, bisa menjadi cara orang tua menjalin keakraban dengan buah hati.

Meski waktunya singkat, sahur adalah waktu yang tepat untuk berinteraksi dengan anak Anda sekaligus memberikan stimulasi kognitif, motorik, sensorik juga emosi anak. Ketika Anda menyiapkan bahan-bahan untuk sahur, libatkan anak sesuai dengan kemampuannya.

“Menyiapkan makanan sahur sama-sama bisa membuat anak lebih semangat, juga meningkatkan bonding emosi antara orang tua dan anak,” jelas psikolog anak, remaja, dan keluarga Ayoe P Sutomo, dikutip dari Antara, Kamis (8/4/2021)

Berikan tugas-tugas yang mudah untuk buah hati, sekaligus perkenalkan dia dengan berbagai bahan makanan dengan tekstur, warna, aroma dan rasa yang bervariasi. Ini akan jadi aktivitas yang menyenangkan untuk anak yang baru belajar mengenali warna dan tekstur.

Buah hati bisa mengenali bagaimana tekstur lembut tepung, permukaan kasar tepung roti, atau bagaimana licinnya permukaan tomat.

Untuk anak yang sudah mulai belajar berhitung, matematika bisa diperkenalkan dengan cara yang menyenangkan ketika memasak. Misalnya, orang tua bisa mendorong anak untuk menghitung jumlah makanan yang sesuai dengan jumlah anggota keluarga.

Ajak dia berdiskusi dan mengutarakan pendapat, seperti menanyakan menu apa yang ingin disantap saat sahur. Setelah anak selesai membantu, jangan lupa berikan apresiasi kepada anak ketika pekerjaan selesai untuk meningkatkan rasa percaya dirinya. Anak akan bangga dan merasa mampu dalam melakukan suatu tugas.

“Itu fundamental dari perkembangan anak. Aktivitas sederhana namun konsisten dilakukan secara rutin akan lebih mengeratkan jalinan hubungan antara orang tua dan anak,” tutur Ayoe.

Editor: Agus Wahyudi

BACA JUGA  7 Aplikasi Pesan Makanan untuk Sahur dan Buka Puasa

LEAVE A REPLY