Jose Ramos Horta saat menghadiri diskusi virtual “Southeast Asian Region Hall on Myanmar”, Kamis. (8/4) (Antara / Azis Kurmala)

ZNEWS.ID, JAKARTA – Penerima Nobel perdamaian  1996 Jose Ramos Horta merekomendasikan sanksi penuh kepada junta militer Myanmar.

“Berikan sanksi penuh atau menyeluruh kepada junta militer Myanmar dalam hal senjata militer ataupun keuangan,” ujar Jose Ramos Horta saat menghadiri diskusi virtual “Southeast Asian Region Hall on Myanmar”, Kamis (8/4/2021).

Sanksi penuh kepada junta militer Myanmar harus didukung oleh negara-negara anggota ASEAN, ujar mantan presiden Timor Leste itu.

Ia menyerukan kepada negara-negara barat, ASEAN, maupun China untuk bekerja sama dalam menyelesaikan permasalahan yang saat ini terjadi di Myanmar.

Ramos Horta juga mengutuk keras perlakuan junta militer Myanmar terhadap penerima Nobel perdamaian  1991 Aung San Suu Kyi.

“Akui pemerintahan terpilih yang memenangkan Pemilu November lalu. Harus ada dialog untuk memulihkan pemerintah terpilih itu serta situasi di Myanmar,” kata dia.

Pada 1 Februari, junta militer Myanmar melakukan kudeta dan menggulingkan pemerintahan Aung San Suu Kyi.

BACA JUGA  Myanmar Terus Bergejolak, Korban Sipil yang Tewas Mencapai 700 Orang

LEAVE A REPLY