Ilustrasi wsata gunung. (Foto: Kemenparekraf)

ZNEWS.ID JAKARTA – Setiap orang punya standar liburan yang berbeda. Ada yang senang menjelajahi tempat terpencil atau cukup berjalan-jalan di kota besar. Ada pula yang gemar berpindah-pindah pusat perbelanjaan, menghemat uang saku, dan memilih untuk memuaskan diri dengan pengalaman baru di tempat asing.

Namun, sudah lama ada anggapan bahwa pantai dan gunung yang memberikan nuansa berbeda cenderung disukai dua tipe orang yang berbeda.

Psikolog anak dan keluarga Samanta Ananta menjelaskan bahwa dalam psikologi ada istilahnya “person environment fit”, yakni bagaimana individu memilih lingkungannya untuk memenuhi harapan dan keinginannya.

“Orang pencinta gunung umumnya lebih introvert dibandingkan orang pencinta laut,” kata Samanta, belum lama ini.

Ilustrasi wisata gunung. (Foto: instagram.com/@situgunungsuspensionbridge)

Mengapa orang yang lebih introvert cenderung menyukai gunung? Sebab, perjalanan ke gunung biasanya melibatkan lebih sedikit orang dalam grup. Bahkan, ada trek khusus untuk pelancong solo di beberapa gunung di luar negeri.

Ketika berlibur di gunung, individu ini sedang ingin terhubung lagi dengan alam dan dengan dirinya serta ingin mendapatkan ketenangan.

“Dibutuhkan extra kerja keras selama pendakian dan ini dapat meningkatkan keyakinan diri akan kemampuan dirinya, ‘saya bisa selesai dalam pendakian ini’,” kata Samanta.

BACA JUGA  Keunikan dan Keindahan 5 Destinasi Wisata Super Prioritas Indonesia

LEAVE A REPLY