Ilustrasi wakaf. (Foto: DD Jabar)

ZNEWS.ID JAKARTA – Sudahkah kita bertemu dengan orang tua atau anak sampai cucu kita? Coba kita sempatkan sesekali bercengkrama dengan mereka karena kita tidak tahu kapan kita dipanggil ketika Allah sudah rindu. Namun, apakah kita sudah siap menjawab panggilan Allah dengan cinta kita?

Bukti Cinta pada Allah

Alkisah Budi, seorang ayah yang cinta keluarga berencana untuk piknik mandiri ke Singapura di masa liburan sekolah nanti. Dengan istri dan tiga orang anak yang masih kecil, tentu piknik ini bukan perkara yang simpel. Persiapan telah dilakukan sejak tahun lalu. Segala daftar perbekalan pun telah disusun dengan rapi.

Budi sudah mulai mencari tiket pesawat yang hemat di internet. Dia juga mulai browsing hotel-hotel yang nyaman tapi hemat di Singapura. Daftar tempat-tempat yang akan dikunjungi pun telah diatur agendanya.

Dan, tak kalah penting, sebagian gaji pun mulai disisihkan sebagai bekal hidup selama di sana. Budi sangat fokus untuk memastikan piknik satu minggu di Singapura ini berjalan dengan lancar.

Itulah Budi dan piknik Singapura-nya. Barangkali kita mungkin juga pernah melakukan hal yang untuk urusan piknik kita. Betapa cinta dan niat membahagiakan keluarga membuat kita bersungguh-sungguh memberikan yang terbaik untuk mereka.

Beralih ke sisi yang lain, bagaimana dengan kesungguhan kita mempersiapkan diri untuk sebuah perjalanan yang pasti kita alami? Sejauh mana persiapan kita untuk perjalanan yang 1 hari disana setara dengan 1.000 tahun dunia saat ini?

Siapkah bekal kita untuk perjalanan yang abadi? Tidak lain tidak bukan, ini adalah tentang perjalanan di akhirat setelah kita wafat.

LEAVE A REPLY