Ilustrasi: Jemaah haji melakukan tawaf, mengelilingi kabah, di Masjidil Haram dengan menjaga jarak pada ibadah haji 2020 di Kota Makkah, Arab Saudi. (Foto: ANTARA/REUTERS/Saudi Ministry of Media via / La/pri)

ZNEWS.ID, JAKARTA — Kementerian Agama akan mengatur tata pelaksanaan manasik haji di tengah pandemi COVID-19 pada pertengahan Ramadhan mendatang sebagai bagian mitigasi penyelenggaraan haji yang disiapkan kemenag.

“Apa dan bagaimana manasik haji di masa pandemi, akan kami bahas bersama dengan para ulama dan pakar fiqih dalam format bahtsul masail,” kata Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Khorizi, Selasa (6/4/2021).

“Insya Allah, forum bahtsul masa’il ini akan kita gelar pada pertengahan Ramadhan 1442H,” sambungnya.

Menurutnya, pelaksanaan ibadah haji akan banyak mengalami penyesuaian seiring adanya kewajiban penerapan protokol kesehatan. Penyesuaian itu juga sudah dilakukan oleh Arab Saudi dalam pelaksanaan ibadah umrah.

“Ada berbagai hal yang sebelumnya dapat dilakukan di musim normal, tidak dapat dilakukan atau disesuaikan di masa pandemi. Masalah-masalah keagamaan yang terjadi sebagai dampak pandemi ini perlu dikaji,” tuturnya.

“Salah satu tujuan syariat agama adalah menjaga jiwa. Oleh sebab itu, perlu dicari satu formula agar pelaksanaan agama (hifz ad din) sejalan dengan tujuan menjaga jiwa ,” sambungnya.

Sementara itu, Kasubdit Bimbingan Jemaah Arsyad Hidayat menambahkan, Bahtsul Masail akan melakukan kajian tentang dampak kebijakan penanganan COVID-19 terhadap aspek-aspek ibadah dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah.

BACA JUGA  Ibadah Haji 2021 Tunggu Keputusan Pemerintah Arab Saudi

LEAVE A REPLY