Wisata Desa Senaru, Pulau Lombok. (Foto: Instagram.com/@wisatadilombok/@didikhariadi)

Tinggi air terjun ini sekitar 40 meter. Untuk mencapai lokasi tersebut, pengunjung harus melintasi jalan setapak sekitar 45 menit dari Air Terjun Sendang Gile.

Kampung Adat Bayan. Siapa yang tidak tahu kampung ini? Kampung ini bagian khusus masyarakat Suku Sasak dan dikenal sebagai pusat budaya tertua Pulau Lombok.

Kampung adat Bayan bisa terlihat saat akan memasuki pintu gerbang Gunung Rinjani dengan rumah tradisionalnya yang khas, seperti atap dari alang-alang dan bertembok bilik. Serta tidak lupa terdapat berugak.

Wisata Air Terjun Tiu Kelep, Desa Senaru, Pulau Lombok. (Foto: Instagram.com/@pikniknusantara/@ceciliamanda)

Kampung adat Bayan juga memiliki masjid yang berusia ratusan tahun yang dikenal dengan nama Masjid Bayan Beleq.

“Dengan kekayaan alam yang dimiliki, tidak mengherankan Desa Senaru masuk dalam Pengembangan Desa Wisata Destinasi Super Prioritas (DSP) Mandalika,” kata Kepala Desa Senaru, Raden Akria Buana.

Pada acara Pengembangan Desa Wisata DSP Mandalika, 9 Oktober 2020, dua destinasi wisata yang berada di Kabupaten Lombok Utara (KLU) dinyatakan masuk Pengembangan Desa Wisata Destinasi Super Prioritas (DSP) Mandalika, yaitu Desa Senaru dan Desa Menggala, khususnya kawasan ekowisata Kerujuk.

Pengembangan desa wisata menjadi langkah strategis saat ini. Karena, masa depan wisatawan di dunia lebih tertuju pada wisata out door yakni, gunung, air terjun, dan suasana desa.

Editor: Agus Wahyudi
Sumber: Antara

BACA JUGA  Rekomendasi 5 Gunung Indah untuk Rayakan Hari Kemerdekaan Indonesia

LEAVE A REPLY