Ilustrasi utang, uang. (Foto: Shutterstock.com

ZNEWS.ID JAKARTA – Koperasi simpan-pinjam itu sangat baik dan banyak manfaatnya, baik buat anggota maupun orang lain yang bisa mendapat manfaatnya. Terutama, bila sistem simpan-pinjamnya menggunakan cara-cara yang dihalalkan Allah SWT sebagai Tuhan Yang Maha Mengatur segala urusan manusia, dari masalah ibadah hingga muamalah.

Mungkin ada sebagian saudara-saudara kita yang muslim dan diamanahi mengelola koperasi simpan-pinjam itu. Maka saran kami, sebaiknya digunakan sistem yang lebih menguntungkan kedua belah pihak.

Akad muamalah dalam Islam suatu hal yang penting. Oleh karenanya koperasi yang kita kelola bisa disesuaikan dengan akad-akad syariah, semisal: bagi hasil (dalam hal yang sifatnya produktif), jual beli (murabahah) baik yang cash maupun kredit, dll, serta menghindari pengenaan bunga (interest).

Tidak semua koperasi yang tidak mnggunakan label syariah, berarti tidak syari, selama dalam pengelolaannya menggunakan nilai-nilai Islam.

Khusus buat pinjaman yang bersifat kesehatan dan kebutuhan mendesak, sebaiknya koperasi punya unit sosial yang bisa memberikan pinjaman sosial cepat cair saat itu juga, tanpa mengenakan bunga. Bahkan, kalau mau lebih berkah, dana seperti itu bukan dipinjamkan, melainkan disedekahkan.

Oleh karenanya, menabung di koperasi atau transaksi lainnya bisa disesuaikan dengan nilai-nilai Islam.

Bekerja di koperasi bisa menjadi bagian dakwah untuk bersama pengurus dan anggota lainnya memperbaiki sistem yang ada agar sesuai dengan sistem ekonomi Islam. Fatwa-fatwa DSN-MUI dan pengelolaan koperasi yang menggunakan sistem syariah bisa menjadi rujukan. (ddhk.org)

Oleh: Ustaz Ahmad Fauzi Qosim

LEAVE A REPLY