Petinju Mike Tyson. ANTARA/REUTERS/STEVE MARCUS

ZNEWS.ID, JAKARTA – Pelatih tinju bernama Eddie Gregory menyatakan, bahwa Mike Tyson menemukan tujuan dan arah dalam kehidupannya setelah memeluk Islam. Islam membantu Mike Tyson untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Mike Tyson merupakan mantan petinju dengan segudang prestasi bergengsi yang dibalut kontroversi. Alhasil, semua masa lalu petinju berjuluk The Baddest Man on The Planet itu pun menarik untuk dibahas, terutama masalah keyakinannya.

Media-media mengabarkan Mike Tyson memeluk Islam saat dipenjara pada 1992-1995. Kala itu, Mike Tyson harus mendekam di balik jeruji besi karena kasus pemerkosaan.

Namun, cerita Mike Tyson memeluk Islam di penjara tidak sepenuhnya benar. Mike Tyson pun mengklarifikasi, bahwa dirinya sudah menjadi seorang muslim sebelum masuk ke penjara.

Meski begitu, Mike Tyson bertemu dengan sosok penting dalam perjalanan spiritualnya di dalam penjara. Sosok penting itu adalah Muhammad Siddeeq yang merupakan ulama Nation of Islam (organisasi Muslim kulit hitam di Amerika Serikat).

Saat keluar dari penjara, Mike Tyson mengenakan kopiah putih. Sesaat setelah keluar, Mike Tyson langsung mengunjungi masjid di dekat penjara. Sejak itu, Mike Tyson menunjukkan kepada dunia, bahwa dirinya adalah seorang muslim.

Setelah keluar dari penjara, Mike Tyson menjadi lebih tenang dan sabar. Perubahan sikap Mike Tyson dilihat oleh Eddie Gregory yang kerap mengunjunginya kala berada di penjara.

BACA JUGA  Kelompok Belajar Al-Huda, Tempat Ngaji Anak Migran Indonesia di Hong Kong

LEAVE A REPLY