Sebuah foto satelit diambil di atas Lembah Galwan di Ladakh, India, bagian yang diperebutkan oleh China, Selasa (16/6/2020), dalam foto yang disediakan oleh Planet Labs Inc. Foto diambil tanggal 16 Juni 2020. (PLANET LAB INC/via REUTERS/foc/cfo)

ZNEWS.ID, NEW DELHI – China terlihat telah membongkar lusinan bangunan dan memindahkan kendaraan untuk mengosongkan seluruh kamp di sepanjang perbatasan Himalaya yang disengketakan dengan India. Hal itu ditunjukkan dalam gambar satelit yang dirilis Rabu (17/2/2021). Kedua negara tersebut telah saling berhadapan sejak musim panas lalu.

Negara bertetangga yang masing-masing memiliki senjata nuklir itu pekan lalu mengumumkan rencana untuk menarik kembali pasukan, tank, dan peralatan lainnya dari tepi Pangong Tso, danau glasial di wilayah Ladakh, yang menjadi titik utara dalam sengketa perbatasan yang berkepanjangan.

Citra satelit dari beberapa daerah di tepi utara Pangong Tso mulai Selasa yang dipasok oleh Maxar Technologies menunjukkan bahwa beberapa kamp militer China, yang terlihat di sana pada akhir Januari, telah disingkirkan.

“Tindakan serupa juga terjadi dari pihak kami,” seorang pejabat India di New Delhi, yang meminta tidak disebutkan namanya saat mereka diberi wewenang untuk berbicara dengan media, kepada Reuters.

Menteri Pertahanan India Rajnath Singh mengatakan kepada parlemen bahwa kedua belah pihak telah setuju untuk menarik kembali pasukan “secara bertahap, terkoordinasi dan diverifikasi” di sekitar Pangong Tso, setelah itu para komandan militer akan membahas untuk mengakhiri kebuntuan di bagian lain dari perbatasan Ladakh.

Ketegangan mulai meningkat di sepanjang perbatasan dataran tinggi pada bulan April, ketika India menuduh pasukan China menyusup ke sisi Garis Kontrol Aktual yang merupakan perbatasan de facto. China membantah tuduhan itu, dengan mengatakan mereka beroperasi di wilayahnya sendiri.

Tetapi konfrontasi meningkat pada bulan Juni ketika 20 tentara India dan sejumlah pasukan China yang tidak dijelaskan jumlahnya tewas dalam bentrokan tangan kosong di wilayah Galwan di Ladakh – korban pertama di sepanjang perbatasan sepanjang 3.500 kilometer (2.200 mil) tersebut dalam beberapa dekade.

BACA JUGA  Pakar Penyakit Menular AS Sarankan India ‘Lockdown’Total

LEAVE A REPLY