Janji Joe Biden, Presiden AS Terpilih /joebiden.com

ZNEWS.ID, JAKARTA – Penanganan pandemic COVID-19 menjadi salah satu prioritas utama Presiden Amerika Serikat yang baru dilantik Je Biden. Untuk itu, Biden mengambil langkah cepat dalam membatasi penyebaran virus corona ini, salah satunya dengan menerapkan kebijakan larangan masuk bagi warga dari 36 negara.

Wakil Diektur Utama Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Anne Schuchat mengatakan tindakan ini untuk melindungi orang Amerika dan juga untuk mengurangi risiko penyebaran pandemi. Total warga dari 36 negara dilarang masuk AS dengan Afrika Selatan (Afsel) sebagai negara terbaru.

“Kami menambahkan Afsel ke daftar terbatas karena varian yang mengkhawatirkan yang telah menyebar ke luar negeri itu,” kata Schuchat, seperti dilansir Reuters, Selasa (26/1/2021).

Varian Afsel, juga dikenal sebagai varian 501Y.V2, 50%. Ini lebih menular dan telah terdeteksi di setidaknya 20 negara.

Hingga kini, varian Afsel belum ditemukan di AS. Namun AS telah mendeteksi varian corona Inggris yang 70% lebih menular dan varian Brasil.

Mengutip situs CDC, warga negara asing yang telah berada di salah satu negara di atas selama 14 hari terakhir juga tidak boleh memasuki AS. Hanya warga negara dan penduduk tetap yang sah di AS, anggota keluarga tertentu dan individu lain yang memenuhi pengecualian tertentu yang akan diizinkan untuk masuk ke AS.

Negara-negara yang dicekal sebagian besar berasal dari daratan Eropa, kecuali China, Iran, Brasil dan Afrika Selatan.

BACA JUGA  Lima Skema Pelindungan dan Pemulihan UMKM di Tengah Pandemi Covid-19

LEAVE A REPLY