Tim Gabungan mekakukan identifikasi lokasi terdampak longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. (Foto: Theophilus Yanuarto)

ZNEWS.ID JAKARTA – Hujan masih berpotensi terjadi, khususnya pada Januari hingga Februari 2021. Mengantisipasi hujan dan longsor susulan, tim gabungan melakukan identifikasi lokasi terdampak di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr Raditya Jati, mengatakan bahwa BPBD Provinsi Jawa Barat dan BPBD Kabupaten Sumedang melakukan kaji cepat rumah-rumah yang harus dikosongkan. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) membantu proses identifikasi potensi longsor susulan di lapangan.

“Tim lainnya telah mengantisipasi lokasi genangan yang berpotensi memicu longsor di sekitar rumah warga. Warga yang rumahnya harus dikosongkan telah difasilitasi oleh BPBD dengan mengaktifkan pos pengungsian,” kata Raditya dalam keterangannya di laman resmi BNPB, Rabu (13/1/2021).

Ia menambahkan, sebagian warga mengungsi di SDS Fathimah Azzahra sedangkan sebagian lain berada di pos pengungsian yang berlokasi di lapangan Taman Burung, perumahan SBG. Pos pengungsian dilengkapi toilet portabel dan suplai air bersih.

Sementara itu, proses pencarian dan evakuasi korban meninggal dunia masih dilakukan tim gabungan. Tim gabungan yang dipimpin oleh Basarnas berhasil mengevakuasi 16 orang hingga  Selasa (12/1/2021).

“Lebih dari 500 personel gabungan melakukan pencarian dan evakuasi pascalongsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat yang terjadi pada Sabtu, 9 Januari 2021,” terang Raditya.

Sebanyak 23 orang masih dinyatakan hilang. Sedangkan kerugian materiil, 14 rumah mengalami kerusakan dengan kategori rusak berat dan 1 tempat ibadah rusak sedang. BNPB, kata Raditya, telah membantu analisis kerusakan dengan foto udara dan berkoordinasi dengan BPBD setempat terkait dengan hasil kerusakan rumah.

Editor: Agus Wahyudi

BACA JUGA  Pantau Merapi lewat Aplikasi

LEAVE A REPLY