Ilustrasi ajari anak berwakaf. (Foto: Shutter Stock)

ZNEWS.ID JAKARTA – Di era digital yang memudahkan masyarakat untuk beraktivitas, wakaf menjadi tren untuk membantu sesama manusia, terutama di masa pandemi Corona saat ini. Melalui digital, orang tua dapat mengajari anak berwakaf untuk berbagi rezeki secara aman dan sehat.

Masih banyak di antara kita yang belum menyadari betapa luasnya manfaat wakaf di dunia dan akhirat. Pun, masih banyak persepsi keliru bahwa wakaf dapat dilakukan ketika harta sudah berlebih. Jika seperti itu, maka hati tidak akan pernah merasa cukup.

Lalu, bagaimana menanamkan sikap berwakaf kepada anak? Berikut empat cara mudah untuk ajari anak berwakaf sejak dini seperti dilansir dari tabungwakaf.com, Selasa (12/1/2021).

1. Ceritakan Kisah Nabi tentang Wakaf

Ayah dan Bunda dapat mengajari anak wakaf dengan kisah-kisah teladan Nabi. Kisah populer tentang wakaf ada di era Rasulullah SAW. Kala itu, Rasulullah SAW melaksanakan kegiatan mulia tersebut dengan wakaf tanah miliknya untuk membangun Masjid Nabawi. Lalu, perilaku wakafnya diikuti oleh sahabat nabi, Utsman bin Affan dan Abu Thalhah.

Utsman bin Affan membeli sumur dan mewakafkannya untuk kebutuhan air bersih umat muslim. Sebelumnya, pemilik sumur tersebut gemar memasang harga tinggi sehingga umat muslim kesulitan mendapatkan air bersih.

Sementara, Abu Thalhah mewakafkan kebun miliknya atas anjuran Rasulullah SAW setelah turunnya surah Ali Imran ayat 92 yang artinya:

“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebaikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.” 

BACA JUGA  13 Tahun Menjadi Donatur, Muzaki: Saya Sudah Percaya sama Dompet Dhuafa

LEAVE A REPLY