(Foto: Antara)

Oleh: Parni Hadi

ZNEWS.ID JAKARTA – Daging kambing begitu digemari di Indonesia, terutama oleh kaum pria. Mungkin berkat mitos bahwa daging kambing bisa memperkuat stamina? Anehnya, banyak pria lebih senang beli sate daripada pelihara kambing. Kalau pun mau beternak kambing, yang mengurus adalah kaum perempuan, ibu-ibu, atau para istri. Dan, yang menjadi pengembala adalah anak-anak.

Mayoritas penduduk negeri ini muslim dan setiap tahun melaksanakan ritual Idul Kurban. Entah sudah berapa banyak hewan ternak (domba, kambing, sapi, dan kerbau) yang disembelih sejak Islam masuk Indonesia. Anehnya, negeri ini sampai sekarang belum pernah mencapai swasembada daging.

Dari tahun ke tahun, mulai dari bakalan untuk digemukkan hingga yang siap sembelih, masih juga tergantung impor. Apa kurangnya negeri ini? Lahan subur, rumput dan bahan pakan tumbuh melimpah dan iklimnya bersahabat. Masih juga tak bisa penuhi kebutuhan sendiri, bagaimana ini, ada apa?

Dompet Dhuafa meresmikan dan meluncurkan progam Sentra Ternak bersama 12 Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa di Nusantara di DD Farm yang berada di Serang, Banten, Minggu (29/11/2020). (Foto: Dompet Dhuafa)

Naik Terus

Penelusuran Ketua DD Farm Banten, Mokhlas AP, menemukan prestasi produksi daging negeri ini tidak jelek. Publikasi pusat data dan sistem informasi pertanian, Sekretariat Jenderal – Kementerian Pertanian 2019, menyebutkan produksi daging kambing dan domba Indonesia di tahun 2019 (angka sementara) diperkirakan mencapai 163,59 ribu ton, atau naik 7,32% dibandingkan tahun sebelumnya. Sentra produksi daging kambing dan domba pada 2015-2019 adalah Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Harga konsumen daging kambing di Indonesia selama periode sepuluh tahun terakhir (2009-2018) menunjukkan tren meningkat sebesar 8,18% per tahun. Konsumsi per kapita daging kambing selama periode yang sama menunjukkan tren menurun rata-rata sebesar 3,64%, sementara ketersediaan daging kambing menunjukkan tren meningkat sebesar 1,44% per tahun.

Dompet Dhuafa meresmikan dan meluncurkan progam Sentra Ternak bersama 12 Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa di Nusantara di DD Farm yang berada di Serang, Banten, Minggu (29/11/2020). (Foto: Dompet Dhuafa)

Neraca perdagangan daging kambing dan domba Indonesia dari tahun ke tahun selalu mengalami defisit dan mempuyai tren meningkat sebesar 18,77% per tahun selama periode 10 tahun terakhir. Impor daging kambing dan domba Indonesia berasal dari Australia dan Amerika Serikat.

Produsen daging kambing maupun daging domba terbesar di dunia adalah Cina dengan kontribusi masing-masing sebesar 27,90% dan 19,61% dari total produksi daging kambing dan domba dunia pada periode 2013 dan 2017.

LEAVE A REPLY