Ilustrasi hidup sehat. (Foto: DD Singgalang)

ZNEWS.ID JAKARTA – Telah lebih dari satu tahun lamanya pandemi telah mengakrabkan diri dengan kehidupan manusia. Kini, usaha dalam melawan pandemi memasuki babak baru. Negara-negara di seluruh dunia yakin bahwa solusi untuk mengakhiri pandemi berkepanjangan ini adalah dengan vaksinasi.

Vaksin menciptakan kekebalan tubuh. Dengan kekebalan tubuh, maka manusia dengan sendirinya dapat menangkal ganasnya virus Corona.

Namun, kita lupa bahwa sesungguhnya kekebalan tubuh dapat kita ciptakan bukan hanya dengan vaksin, namun juga dengan menerapkan gaya hidup sehat. WHO mendefinisikan gaya hidup sehat sebagai gaya hidup yang bertujuan untuk mengurangi risiko mengidap penyakit serius atau meninggal di usia dini.

Lebih dari itu, WHO juga mendefinisikan bahwa gaya hidup sehat tidak hanya tentang kesehatan fisik, melainkan juga sehat mental dan sejahtera.

Ilustrasi hidup sehat. (Foto: DD Singgalang)

Gaya hidup sehat tidak hanya bermanfaat untuk diri kita sendiri, namun juga untuk orang-orang yang kita sayangi, misalnya keluarga. Keluarga kita tentu akan bahagia jika melihat diri kita dalam kondisi sehat.

Selain itu, kita juga menjadi agen positif untuk keluarga dengan menjadi contoh atau panutan yang baik dalam menerapkan gaya hidup sehat.

GERMAS

Upaya pemerintah dalam mendorong gaya hidup sehat, tidak hanya gencar dilakukan ketika masa pandemi. Jauh sebelum virus Corona, Kementerian Kesehatan telah menggencarkan diskursus gaya hidup sehat melalui kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Program Germas ini telah dipromosikan sejak 2017.

BACA JUGA  Berkat Digitalisasi UMKM, Brand Sepatu Lokal Ini Tembus Pasar Ekspor

LEAVE A REPLY