Ilustrasi berkendar saa hujan. (Foto: Unsplash/Ashwini Chaudhary)

ZNEWS.ID JAKARTA – Berkendara saat musim hujan butuh konsentrasi ekstra, terlebih jika curah hujan cukup deras. Para pengendara dituntut lebih hati-hati agar tidak terjadi hal membahayakan pengemudi dan juga kendaraan lainnya.

Kondisi jalan yang licin serta potensi terbentuknya genangan air dapat mengakibatkan aquaplaning. Oleh sebab itu, pengemudi sebaiknya menghindari beberapa kesalahan kecil yang dapat berakibat fatal. Berikut tujuh kesalahan kecil yang perlu dihindari, dikutip dari laman Auto2000, Senin (30/11/2020).

1. Tidak Menjaga Kondisi Ban

Ban merupakan komponen mobil yang sangat penting. Karena, hanya ban yang melakukan kontak langsung dengan jalan. Oleh karenanya, pastikan kondisi ban dengan memeriksa tekanan angin, telapak, alur, dan dinding ban dari potensi aus dan rusak.

2. Tidak Memeriksa Komponen Mobil

Selain ban, masih ada komponen mobil lain yang wajib diperiksa seperti lampu dan wiper, termasuk cairan pembersih kaca. Lampu depan yang tidak berfungsi dengan baik justru mengganggu pandangan. Lampu senja, sein, dan rem yang mati membuat pengguna jalan lain tidak bisa memantau manuver AutoFamily.

3. Tidak Mengukur Kemampuan Mobil

Mengemudi mobil di jalan basah akibat hujan tidak bisa disamakan dengan mengemudi di jalan kering. Sangat dianjurkan untuk mengurangi kecepatan mobil agar lebih mudah memantau kondisi sekitar dan mengendalikan mobil kala melewati genangan air.

4. Tidak Menjaga Perilaku Berkendara

Saat hujan turun, kinerja komponen penting seperti rem dan ban akan menurun drastis. Jangan terpancing emosi dengan melakukan manuver berbahaya seperti memacu mobil atau pindah jalur tiba-tiba.

Apalagi bila kondisi jalan macet. Kesabaran dari pengendara akan diuji supaya tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang merugikan banyak pihak.

BACA JUGA  6 Komponen Mobil yang Perlu Diperiksa Usai Liburan

LEAVE A REPLY