Keramba Jaring Apung (KJA). (Foto: LIPI)

ZNEWS.ID JAKARTA – Siapa yang tidak suka lobster? Dagingnya yang gurih, halus, lezat, dan berprotein tinggi membuatnya sangat diminati hampir semua orang. Tentu saja hal ini merupakan jaminan meningkatnya peminat lobster. Sebagai dampaknya, harga lobster meningkat, sedangkan nelayan terus menerus mengambilnya dari alam. Untuk itu, pembudidayaan lobster perlu ditingkatkan.

Pada jurnal ilmiah Biosfera vol: 35 (1) Januari 2018, Peneliti krustasea dari Pusat Penelitian Oseanografi (P2O) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Rianta Pratiwi, menulis tentang Keanekaragaman dan Potensi Lobster (Malacostraca: Palinuridae) di Pantai Pameungpeuk, Garut Selatan, Jawa Barat.

Di halaman 10-12, ia menyebutkan bahwa Indonesia merupakan penghasil perikanan lobster terbesar hampir di seluruh perairan Indonesia, dari pantai barat Sumatera hingga pantai timur Jayapura.

Lobster (Panulirus spp.) adalah biota yang termasuk golongan krustasea, gastropoda dan alga adalah makanan sampingan. Sementara ikan, ecinodermata dan ascidiacea sebagai makanan tambahan. Lobster merupakan hewan nokturnal yang aktif mencari makan pada malam hari.

Akibat permintaan yang terus meningkat, maka nelayan berusaha untuk menangkap lobster sebanyak-banyaknya. Banyak sekali jenis-jenis udang yang kita kenal di laut, maka tidak berlebihan bila dikatakan lobster merupakan salah satu marga dari crustacea laut yang mempunyai potensi ekonomi penting dan telah dikenal di seluruh dunia.

Pembesaran Lobster

Lobster yang kian diminati, perlu dibudidayakan. LIPI melakukan pembudidayaan lobster khususnya tahap pembesaran. Ini merupakan upaya LIPI dalam menyelamatkan biota laut, dalam hal ini lobster. Tahapan pembudidayaan ada tiga, yaitu pembenihan, pendederan, dan pembesaran.

“Tahap pembenihan, terjadi proses kawin antara lobster jantan dan betina sampai menghasilkan bayi lobster,” terang Varian Fahmi, Peneliti dari BBIL LIPI, dilansir dari Laman resmi LIPI, Sabtu (28/11/2020).

BACA JUGA  Metode Riset Digital untuk Tingkatkan Kualitas Peneliti

LEAVE A REPLY