Ilustrasi haji. (Foto: ANTARA/REUTERS/HO-Saudi Ministry of Media/aa)

ZNEWS.ID JAKARTA – Pandemi Corona yang melanda dunia, termasuk Indonesia belum berakhir. Karenanya, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama tetap menyiapkan tiga skenario penyelenggaraan ibadah haji pada 1442H/2021M.

Skenario ini serupa dengan yang disiapkan pemerintah dalam penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M.

Sekretaris Jenderal Kemenag, Nizar, mengatakan bahwa skenario pertama yang akan dilakukan adalah calon jemaah haji tetap akan diberangkatkan dengan kuota penuh.

“Ini akan dilakukan dengan catatan apabila Covid-19 selesai, atau sudah ditemukan vaksin Covid-19,” kata Nizar, melansir laman resmi Kemenag, Sabtu (28/11/2020).

Skenario kedua adalah pembatasan kuota jemaah haji. Pembatasan kuota ini bisa 30%, 40%, bahkan sampai 50%. Sesuai dengan protokol kesehatan.

Sedangkan, skenario ketiga adalah pemberangkatan jemaah haji ditunda lagi jika Pemerintah Arab Saudi menutup akses layanan penyelenggaraan ibadah haji.

Nizar menyampaikan, pada musim haji 2020 lalu, pemerintah Indonesia mengambil keputusan  pembatalan keberangkatan jemaah haji dengan mempertimbangkan keselamatan dan keamanan jemaah di masa pandemi.

Editor: Agus Wahyudi

BACA JUGA  Bunda, Ini Rekomendasi Waktu Tidur Ideal Anak di Masa Pandemi

LEAVE A REPLY