Ilustrasi: Tm DMC Dompet Dhuafa melakukan penyemprotan disinfektan di rumah ibadah. (Foto: DMC DD)

ZNEWS.ID JAKARTA – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 membeberkan beberapa cara untuk meminimalisasi risiko penularan Corona dalam kegiatan keagamaan. Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, dr Dewi Nur Aisyah, menyampaikan hal pertama yang wajib dilaksanakan yaitu melaksanakan protokol kesehatan.

Dewi mengatakan bahwa rumah-rumah ibadah yang menyelenggarakan kegiatan keagamaan diharapkan untuk menyediakan fasilitas mencuci tangan, memberikan tanda jaga jarak, dan menyosialisasikan pentingnya penerapan protokol kesehatan.

Kemudian, petugas di rumah ibadah tersebut juga harus memastikan bahwa setiap pengunjung yang datang selalu memakai masker. Baik ketika sedang beribadah maupun ketika berada di lingkungan rumah ibadah tersebut.

“Jadi, ini juga wajib dilakukan ketika kita sedang mau melaksanakan ibadah di rumah ibadah. Maskernya wajib dipakai dan tidak boleh dilepaskan. Dan, bahan maskernya juga jangan sampai tidak sesuai atau tidak punya kemampuan filtrasi sama sekali. Minimal berbahan katun tiga lapis,” kata Dewi, dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (25/11/2020).

Berkutnya, penyelenggara kegiatan ibadah harus sering mendisinfeksi tempat-tempat yang berpotensi menjadi media penularan virus SARS-CoV-2, penyebab penyakit Covid-19. Selain juga memastikan sirkulasi udara berjalan dengan baik.

“Kalau misalnya ada kegiatan seminar di gereja, itu pastikan punya waktu untuk bersih-bersih saat jeda sebelum masuk jeda kegiatan berikutnya,” katanya.

Lebih lanjut, Dewi mengatakan bahwa cara berikutnya untuk mengurangi risiko penularan adalah dengan menjaga jarak, terutama di pintu kedatangan atau kepulangan dalam suatu kegiatan yang waktunya sudah ditentukan.

BACA JUGA  Kemenhub-UI Kerja Sama Penguatan Standar Kesehatan Transportasi Udara

LEAVE A REPLY