Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa (LKC DD) Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama dengan Kimia Farma mengadakan kegiatan Deklarasi Dusun ODF (Open Defecation Free) atau stop buang air besar sembarangan (stop BABS), di Dusun Labuan Cenik, Desa Gili Gede Indah, Lombok Barat, NTB, Rabu (25/11/2020). (Foto: LKC DD NTB)

ZNEWS.ID MATARAM – Memperingati Hari Kesehatan Nasional yang ke-56, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa (LKC DD) Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama dengan Kimia Farma mengadakan kegiatan Deklarasi Dusun ODF (Open Defecation Free) atau stop buang air besar sembarangan (stop BABS), di Dusun Labuan Cenik, Desa Gili Gede Indah, Lombok Barat, NTB, Rabu (25/11/2020). Kegiatan ini masih bagian dari program Klinik Apung dan Kawasan Sehat

Turut hadir dalam kegiatan Manager Bisnis Kimia Farma Mataram dan tim, Kepala Puskesmas Pelangan dan tim, Kapolsek Sekotong Barat, perwakilan Camat Sekotong, Babinsa, Babinkamtibmas, Perwakilan desa, kepala dusun, PKK, kader kesehatan, serta masyaraat Labuan Cenik dan sekitarnya.

Manager Bisnis Kimia Farma Apotek, Gema Yulan Dahnis, SFarm, dalam sambutannya, berharap program Klinik Apung yang dilakukan bersama Dompet Dhuafa dapat membantu masyarakat lebih mudah mengakses layanan pengobatan termasuk di wilayah pulau.

“Selain itu, dapat dijadikan fasilitas layanan pertama sebelum masyarakat mendapat layanan lanjutan atau rujukan. Melalui program Promotif Preventif yang dijalankan, juga dapat membuat masyarakat Desa Gili Gede Indah menjadi lebih sehat,” katanya.

Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa (LKC DD) Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama dengan Kimia Farma mengadakan kegiatan Deklarasi Dusun ODF (Open Defecation Free) atau stop buang air besar sembarangan (stop BABS), di Dusun Labuan Cenik, Desa Gili Gede Indah, Lombok Barat, NTB, Rabu (25/11/2020). (Foto: LKC DD NTB)

Zulqutbi SKep, selaku Kepala Puskesmas Pelangan, dalam sambutannya mengapresiasi LKC Dompet Dhuafa dan Mitra karena telah menjadi bagian dalam upaya meningkatan kesehatan masyarakat di Desa Gili Gede Indah. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol Covid-19.

Sementara, Ummi K Muhaamad, selaku Kepala LKC Dompet Dhuafa NTB, mengatakan bahwa Deklarasi Dusun ODF sebagai satu capaian dari indikator sanitasi program Kawasan Sehat.

“Sebelum adanya program Kawasan Sehat, dari total 56 KK di wilayah ini, yang memiliki dan akses jamban hanya 20 KK (35%). Selama empat bulan Tim LKC Dompet Dhuafa melakukan pendampingan, berhasil terbangun 26 jamban sehat keluarga,” kata Ummi.

BACA JUGA  LKC Dompet Dhuafa Sulsel Gelar Program Kesehatan di Pulau Balang Lompo

LEAVE A REPLY