Ikhsan, penjaga kedai jamu pinggir jalan yang bercita-cita menjadi sorang barista. (Foto: Dompet Dhuafa/Zulfana)

ZNEWS.ID BOGOR – Jarum jam telah menunjuk pukul 13.00 WIB. Saatnya para peserta Pelatihan Dasar Barista bergegas berkumpul kembali di pendopo Zona Madina, yang berada di Parung, Bogor, Jawa Barat.

Sebelumnya, mereka telah belajar mengenai berbagai wawasan kopi. Di sesi ini, peserta ditantang untuk mempraktikkan penyajian kopi.

“Siapa yang mau praktik lebih dulu?” tanya Deni, Pelatih Barista menawarkan kepada peserta.

Ikhsan mengikuti pelatihan dasar barista gratis yang diadakan Karya Masyarakat Mandiri (KMM) Dompet Dhuafa di Zona Madina, Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/11/2020). (Foto: Dompet Dhuafa/Zulfana)

Satu per satu, peserta saling tengok. Melihat siapa yang akan maju terlebih dahulu. Sampai Ikhsan Maulana (22) maju untuk jadi relawan pertama. Memang, sejak awal pelatihan, ia menjadi peserta yang paling antusias.

“Saya ingin membuat espresso saja, Kak,” kata Ikhsan.

Sajian dasar kopi itu ia pilih karena paling dasar dan mudah untuk dibuat. Sebanyak 15 gram biji kopi Kahaya asal Sulawesi, ia pilih menjadi bahan uji kemampuan.

Sejurus kemudian, biji tersebut sudah hancur tergerus oleh mesin grinder. Berganti menjadi serbuk kopi yang langsung diserahkan ke alat rockpresso sederhana, bersama beberapa mili air panas.

BACA JUGA  Cordofa Bantu Ketahanan Pangan Keluarga Jemaah Majelis Taklim Al Madinah

LEAVE A REPLY