Dompet Dhuafa bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Stakeholder lain di Kota Semarang membentuk Satgas Covid-19 di RW 12 berbasis pesantren, Rabu (25/11/2020). (Foto: LKC DD)

ZNEWS.ID SEMARANG – Terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020, jumlah total kasus positif Corona di Indonesia telah melewati angka 500.000 kasus positif. Berdasarkan data covid19.go.id, Rabu (25/11/2020), ada penambahan 5.534 kasus baru dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Dalam menanggulangi pencegahan virus Corona, Dompet Dhuafa menggulirkan berbagai program di berbagai wilayah Indonesia, salah satunya melalui program APDC (Aksi Peduli Dampak Corona).

Sejalan dengan program tersebut, kali ini Dompet Dhuafa bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Stakeholder lain di Kota Semarang membentuk Satgas Covid-19 di RW 12 berbasis pesantren, Rabu (25/11/2020). Tepatnya di Pesantren Ar-Rohmah yang berada di RW 12 Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Sifing Lestari, selaku Senior Officer Edukasi dan Promosi Kesehatan Dompet Dhuafa, menjelaskan bahwa lokasi pesantren ini berada di kelurahan yang menjadi zona merah. Dan, merupakan jalur mobilitas penduduk.

Dompet Dhuafa bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Stakeholder lain di Kota Semarang membentuk Satgas Covid-19 di RW 12 berbasis pesantren, Rabu (25/11/2020). (Foto: LKC DD)

Karena itu, Dompet Dhuafa bersama Kemenkes melalui program APDC, menginisiasi Kampung Cekal Corona berbasis pemberdayaan pesantren di sana.

“Kelurahan Purwoyoso adalah salah satu Kelurahan di Kota Semarang yang berada di Jalur mobilitas penduduk Kota Semarang. Karena, berada di antara pasar, kampus, pabrik, dan tempat umum lainnya,” ujar Lestari.

Ia menambahkan, Pesantren Ar-Rohmah lokasinya berbaur dengan masyarakat. Tapi, dengan Protokol Covid-19 ketat yang diberlakukan di Pesantren, hingga Juni 2020, tidak ada kasus Corona di pesantren tersebut.

BACA JUGA  Dompet Dhuafa Bersinergi dengan Pertamina Luncurkan Kampung Siaga Covid-19 di Jayapura

LEAVE A REPLY