P2ET LIPI ciptakan alat pengawas suspek Covid-19, bernama Si-Monic. (Foto: LIPI)

ZNEWS.ID JAKARTA – Mencermati penyebaran dan penularan Corona di Indonesia yang semakin memprihatinkan, Pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 telah menetapkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virusdisease 2019 (Covid-19) di Indonesia yang wajib dilakukan sebagai upaya penanggulangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kendati demikian, lemahnya pemantauan pasien dengan kasus positif bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan penularan di masyarakat masih terjadi. Menyadari hal tersebut, Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2ET LIPI) menciptakan wearable device yang berfungsi untuk memantau keberadaan individu yang terkonfirmasi positif, suspek, ataupun kontak erat.

Smart Innovated Monitoring for Covid-19 atau Si-Monic merupakan wearable device yang memiliki Chip Bluetooth Low Energy (BLE) dengan ID khusus dan terkoneksi dengan internet melalui ponsel pintar.

“Tentunya dengan produk riset yang sudah kami buat ini harapannya bisa ujicoba di Jabar dan bisa ikut memberikan kontribusi bagi penurunan reproduction rate dari Covid-19,” tutur Kepala Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi LIPI, Budi Prawara, dilabsir dari laman resmi LIPI, Selasa (24/11/2020).

Si-Monic telah diuji secara internal dan mendapatkan berbagai perbaikan dari segi mekanis. Anggota Tim Peneliti Si-Monic, Mochamad Mardi Marta Dinata, menjelaskan beberapa penyempurnaan Si-Monic seperti penggunaan magnet sebagai perekat gelang sehingga tidak mudah terlepas.

Jika lepas, akan secara langsung mengirimkan sinyal notifikasi kepada pengawas atau laman pemantauan. Penyempurnaan lain terkait aspek tampilan aplikasi Si-Monic yang lebih lengkap meliputi, status, jarak, dan informasi-informasi lainnya. Si Pengguna juga bisa mengatur sendiri notifikasi pesan pengingat untuk muncul atau tidak.

Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi LIPI saat ini tengah mempersiapkan Si-Monic untuk diujicobakan guna memantau individu positif/suspek/kontak erat di wilayah Jawa Barat. Aplikasi Si-Monic juga masih terus dikembangkan sehingga fungsinya bisa semakin optimal.

BACA JUGA  Lestarikan Keanekaragaman Hayati untuk Kesejahteraan Manusia

LEAVE A REPLY