Ilustrasi UMKM. (Foto: Kemenparekraf)

ZNEWS.ID JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menilai produk-produk buatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki potensi yang luar biasa. Untuk itu, menurutnya, kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia perlu terus digaungkan.

“Terutama mengajak masyarakat untuk menggunakan produk-produk buatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Ultra Mikro (UMi) dalam negeri sebagai alternatif substitusi impor,” kata Johnny, dalam keterangan pers, dikutip Sabtu (21/11/2020).

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia atau Gernas BBI betujuan untuk membangkitkan produktivitas pada masa pandemi Corona. Dan, meningkatkan kesadaran komunal sebagai konsumen yang bangga memakai produk lokal.

Gagasan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia didasari kesadaran perlunya Indonesia untuk melakukan substitusi impor.

“Sebagai program kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, GBBI meningkatkan kesadaran komunal kita sebagai konsumen Indonesia yang seharusnya bangga dalam memanfaatkan dan menggunakan hasil produksi dalam negeri,” kata Johnny.

Bangga, lanjutnya, tidak hanya semata-mata dalam konteks substitusi impor, tapi meletakkannya sebagai yang utama untuk mengisi demand domestik kita.

Menurut Johnny, era setelah pandemi virus Corona merupakan zaman deglobalisasi, mengutamakan kemandirian untuk menggunakan produk dalam negeri.

BACA JUGA  Ekosistem Digital oleh Moka dan Midtrans, Kunci Maksimalkan Potensi UMKM

LEAVE A REPLY