Ilustrasi aktivitas fisik. (Foto: shutterstock)

ZNEWS.ID JAKARTA – Pandemi Corona membuat sebagian orang menghabiskan waktu di rumah, seperti bekerja dan belajar secara virtual. Hal ini membuat aktivitas fisik dan olahraga menjadi sulit dilakukan.

Padahal menjaga kebugaran tubuh sangat penting di masa pandemi. Tak hanya bagi orang dewasa, juga anak-anak. Badan kesehatan dunia atau WHO pun menggalakkan kampanye “WHO’s Be Active” untuk membuat masyarakat tetap bergerak.

Dikutip dari laman resmi WHO, Sabtu (21/11/2020), melakukan gerakan fisik selama WFH (work from home) dengan intensitas ringan selama 3-4 menit seperti jalan kaki atau peregangan dapat membantu melemaskan otot dan memperlancar peredaran darah.

Aktivitas fisik yang teratur bermanfaat bagi tubuh dan pikiran. Dapat menurunkan tekanan darah tinggi, membantu mengatur berat badan, mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, diabetes tipe 2, dan berbagai jenis kanker serta semua kondisi yang dapat meningkatkan kerentanan terhadap Corona.

Aktivitas fisik juga meningkatkan kekuatan tulang dan otot serta meningkatkan keseimbangan, fleksibilitas, dan kebugaran. Untuk orang tua, aktivitas yang meningkatkan keseimbangan membantu mencegah jatuh dan cedera.

Aktivitas fisik atau berolahraga disebut berpengaruh bagi kesehatan mental seperti mengurangi risiko depresi, penurunan kognitif, menunda timbulnya demensia, serta meningkatkan suasana hati secara keseluruhan.

Berikut rekomendasi WHO tentang jumlah aktivitas fisik yang harus dilakukan orang dari segala usia untuk kesehatan dan kesejahteraan.

BACA JUGA  Jaga Imun Anak Tak Harus Konsumsi Vitamin Dosis Tinggi, Ini Saran Dokter

LEAVE A REPLY