Ilustrasi. (Foto: makmalpendidikan.net)

Oleh: Ihsan Ariatna (Pendamping Sekolah Cerdas Literasi SDN 014 Gunung Belah, Tarakan, Kalimantan Utara)

ZNEWS.ID TARAKAN – Selama mendampingi SDN 014 Gunung Belah, Tarakan, Kalimantan Utara, ada permasalahan literasi yang saya jumpai, yakni kemampuan berbicara siswa. Ketika itu saya sedang melaksanakan pengayaan Bahasa Indonesia di kelas 4.

Ada siswa yang ternyata mengalami kesulitan dalam berbicara di depan kelas. Bahkan, ketika diperintahkan ke depan pun, ia tak berani untuk tampil. Dia tidak berani beranjak dari tempat duduknya.

Saya pun tersadar bahwa ini adalah permasalahan yang harus segera diselesaikan. Saya harus bisa memunculkan potensi berbicara siswa yang memiliki kesulitan tersebut.

Awal-awal, saya terus memotivasi anak tersebut supaya berani tampil di depan umum. Semua orang pasti bisa melakukannya, termasuk siswa tersebut.

Saya mendekatinya dengan langsung datang ke depan mejanya. Setelah itu, saya memberinya motivasi dengan mengatakan kalimat afirmasi positif, “Ayo, kamu pasti bisa tampil di depan, karena kamu adalah anak yang hebat!”

Alhamdulillah, setelah saya merangkul anak tersebut dari kursinya, ia tiba-tiba mau tampil di depan kelas.

Ketika siswa tersebut berani tampil di depan, kemampuan berbicaranya pun bisa diaktualisasikan. Caranya dengan memintanya bercerita.

BACA JUGA  11 Warga Tarakan Meninggal Dunia akibat Tanah Longsor, 3 Luka

LEAVE A REPLY